Modeling Adalah Proses Bagaimana Individu Belajar Mengamati Orang Lain

Pada kesempatan awal di kelas 3 SD ini siswa siswi belajar dengan kurikulum merdeka.
“Bu dokter aku bertanya, donat itu sehat nggak ?”, soalnya kadang-kadang donat itu ada toping buahnya lo, seperti yang pernah aku buat dengan mama,”kata Arda bertanya. Mendapat pertanyaan itu, Dokter Firda segera menjawab
“Donat itu ada yang lumayan sehat loo, seperti buah yg ada di toping donatnya yang dicontohkan oleh Ardha. Jadi yang kita makan ternyata masih warna warni meski dari sepotong donat. Bahkan ada donat yang kadang-kadang terbuat dari kentang, ” papar Dokter Firda menjelaskan.

Baca juga  Mendikdasmen Buka MPLS Ramah 2026, Sekolah Bebas Perpeloncoan


Dialog antara dokter dan siswa SD itu dilakukan pada acara modeling kelas 3 SD Al Hikmah Surabaya, pada Kamis 26 September 2024 bertema “Rawat Tubuhku Sehat Jiwa Ragaku”.

“Adapun target kegiatan modeling kali ini adalah Siswa dapat membangun kebiasaan hidup sehat yang akan berdampak positif pada perkembangan mereka,”tutur ust. Drs Muhammad Taufik Mpd , selaku ketua panitia modeling kelas 3.
Jika dikaitkan dengan judul P5 ( Proyek Penguat Pelajar Pancasila) maka beliau menjawab, “Bangun jiwa dan ragaku” termasuk dalam Sila Ketiga Pancasila, yaitu “Persatuan Indonesia”. Sila ini menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, tidak hanya secara fisik (raga), tetapi juga secara mental dan spiritual (jiwa)”.
Dengan demikian, frasa ini mengandung makna bahwa pembangunan bangsa tidak hanya mencakup aspek fisik dan material, tetapi juga mencakup aspek moral, mental, dan spiritual masyarakat”.

Baca juga  Kemenag Jatim Implementasikan Madrasah Ramah Anak dan Pengembangan Potensi Murid

Acara yang berlangsung semarak dan gembira ini juga menampilkan beberapa atraksi senam dari siswa siswi kelas 3 SD Alhikmah.

(Zainab NCH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *