BNN RI Serukan ke Mahasiswa Unesa: Jangan Main-main dengan Narkoba!

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kuliah umum bertajuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Senin (14/10) di Gedung Rektorat Unesa Kampus Lidah, Surabaya.

Bertemakan Indonesia Bersih dari Narkoba, Dari Unesa Bersinergi untuk Negeri, kuliah umum ini menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Pol Marthinus Hukom. Kuliah umum ini dihadiri civitas akadrmika Unesa beserta jajaran BNN.

Dalam sambutannya, Rektor Unesa Prof Cak Hasan menyatakan bahwa ini merupakan momentum serentak dari semua elemen tak terkecuali dunia pendidikan.
“Langkah penanganan, pencegahan narkotika tidka bisa sendiri. Butuh perlawanan meluas dan holistik. Maka cita-cita Indonesia bersih dari narkoba dapat kita raih,” sambungnya.

Baca juga  Ketua Komisi III DPR Ditunjuk jadi Ketua Panja Awasi Kasus Korupsi Jaksa Agung Muda

Unesa memiliki perhatian terkait narkotika dengan membentuk direktur khusus terkait penanganan ini.

“Langsung ditangani Profesor Unesa untuk menangani narkoba. Semua dosen, mahasiswa harus punya surat terkait bebas narkoba. Mudah mudahan upaya yang kita lakukan bisa mengurangi peredaran narkoba,” imbuh Cak Hasan.

Di Unesa juga ada unit khusus narkoba sejak 2022. Membuat peraturan rektor terkait penyalahgunaan narkoba. “Kami mendapat penghargaan sebagai kampus bersinar dari BNN Jatim dan peran aktif Unesa. Dan mendapat penghargaan Rekor MURI soal narkoba,” tegasnya.

Komjen Pol Marthinus Hukom dalam kuliah umumnya menyerukan agar mahasiswa jangan main main dengan narkoba. “Jangan main main dengan narkoba. Karena membawa petaka!” tegasnya.

Baca juga  Polda Jatim Kejar Pembunuh Sekdin Bangkalan

Ditegaskan bahwa kejahatan narkoba itu sebagai ancaman kemanusiaan dan ancaman peradaban. Maka menindak secara represif terhadap sindikat narkoba dan memiskinkan pemilik modal bisnis gelap narkoba. Ini adalah ancaman peradaban.

“Kita juga perlu memperlakukan secara humanis terhadap korban pengguna dan penyalahgunaan narkoba. Mereka ini korban sistem dan harus kita keluarkan dari oroblem sosial dalam diri mereka,” tegasnya. (Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *