Cegah Pernikahan Dini, KUA Batang Batang Turba Pesantren Dengan Program Gemini

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Batang Sumenep melakukan sosialisasi berbasis Pesantren untuk pencegahan pernikahan dini, dalam program Gerakan Mencegah Nikah Usia Dini (Gemini), Rabu (16/10).
Kegiatan yang dilaksanakan di Pesantren At-Ta’awun desa Legung Barat, Batang Batang Sumenep ini berlangsung selama setengah hari dengan diikuti oleh puluhan santri dan guru.
Selain untuk pencegahan pernikahan usia dini, program Gemini tersebut juga dalam rangka menyambut perayaan hari Santri Nasional (HSN) sebagai simbol perjuangan santri untuk Negeri.
“Program Gemini ini merupakan salah satu program kementerian agama kabupaten Sumenep, yang dilaksanakan secara serentak dengan melibatkan KUA se Kabupaten untuk pencegahan pernikahan usia dini,” terang H. Hasyim As’ari, kepala KUA Batang Batang Sumenep.
Dalam orasinya, Hasyim menegaskan bahwa pernikahan usia dini selama ini banyak melahirkan problem yang perlu disikapi dengan baik. Salah satunya adalah terputusnya pendidikan dan juga pengangguran.
“Akibat pernikahan usia dini, banyak anak putus sekolah dan menjadi pengangguran di usia muda,” terang Hasyim As’ari di hadapan puluhan peserta.
Sebab, lanjut Hasyim, mereka secara fisik, psikis, pengetahuan dan skill masih belum siap untuk menjalani rumah tangga. Akibatnya, pernikahan usia dini juga sering melahirkan konflik dalam rumah tangga dan sulit untuk mewujudkan hubungan yang harmonis.
“Saya sarankan, di usia muda ini, kalian fokus sekolah, belajar di Pesantren dan melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang Sarjana, baru setelah itu menikah,” jelas Hasyim As’ari.
Oleh karena itu, imbuh Hasyim, anak-anak jangan mau diajak menikah di usia dini agar tidak menyesal di kemudian hari. Sebab, ketika sudah menikah, sulit untuk melanjutkan pendidikan, sehingga mereka putus sekolah dan banyak yang menjadi pengangguran. KUR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *