Angklung Kolagenta Warga Ketintang Surabaya Meriahkan Holiday Umrah Travel Expo Majalahnurani 2024

Penampilan musik Angklung Kolagenta (Kolaborasi Angklung Warga RW 4 Ketintang) turut memeriahkan pameran Holiday Umrah Travel Expo majalahnurani, di Royal Plaza Surabaya, Kamis (21/11/2024) malam.

Memakai seragam jubah hitam yang dikolaborasi jilbab merah, penampilan ibu-ibu angklung Kolagenta berhasil menyita perhatian pengunjung Royal Plaza. Khusus anggota laki-laki mengenakan pakaian hitam, kopyah hitam dan bersurban merah.

Dikatakan Mita, Koordinator Angklung Kolagenta, pihaknya menampilkan 4 lagu religi, yakni Sajadah Panjang, Fatwa Pujangga, Damai Bersamamu, dan dengan Nafasmu.

“ini warga RW 4 Ketintang (Surabaya),” ujar Mita.

Ditambahkan Mita, angklung Kolagenta ini menjadi wadah silaturahim antar warga RW 4 Ketintang.

Baca juga  Kisah Dua Jemaah Haji Asal Kalteng Tertahan 5 Jam di Bandara Madinah Karena Visa Gagal Sistem

“Jadi kalau di sekolah kan ada ekstrakurikuler, kita ini daripada kita ngumpul-ngumpul tidak jelas ngapain, jadi kita ngumpulnya positif saja , angklung ini supaya antar warga bisa saling silaturahmi tapi sambil senang-senang,” jelasnya.

Masih kata Mita, angklung Kolagenta baru 3 bulan (berdiri). Namun untuk embrionya sudah ada sejak 2 tahun.

“Harapannya kita memperkenalkan angklung, dengn angklung kita bisa masuk ke segala lini, ke hiburan umum maupun religi,” pungkasnya.

Sementara itu dikatakan Ellen Pratiwi selaku koordinator seksi acara Kolagenta mengatakan, Angklung Kolagenta awalnya hanya berisi anggota dari 1 RT saja. Namun saat ini anggota yang berasal dari RW 4 Ketintang Surabaya bisa ikut bergabung.

“Beberapa peserta Kolagenta ini adalah pemain-pemain lama angklung di Surabaya,” kata Ellen.

Baca juga  42 Jemaah Haji Ilegal Berhasil Dicegah

Ditambahkannya, Angklung Kolagenta selama ini sudah perform di beberapa event di Mal maupun event kampung.

Untuk perform di acara majalahnurani pihaknya serius berlatih.

“Ini juga ada target pentas, karena kalau tidak ada pentas maka mereka malas latihan. Kalau ada pentas itu mereka rajin latihan,” terangnya.

Masih kata Ellen, pihaknya punya banyak list jenis lagu. Kalau pentas di acara religi maka akan ditampilkan musik religi.

“Kita tidak hanya punya list lagu religi saja, tapi ada lagu-lagu daerah, lagu-lagu cinta. Walaupun acara religi tapi musik tradisional angklung bisa masuk,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *