Pemenang Pilgub Jatim versi hitung cepat, Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa video berdurasi 29 detik di TikTok terkait dirinya akan membagikan santunan adalah hoaks. Ia mengatakan video itu hasil rekayasa teknologi AI.
“Saya menegaskan bahwa video tersebut adalah hoaks dan disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata Khofifah di Surabaya, Ahad (1/12/2024).
Lebih lanjut pihaknya juga menegaskan bahwa video tersebut sesungguhnya adalah rekaman dirinya saat sedang di Turki pada awal 2024 yang lalu.
Video itu kemudian diolah sedemikian rupa dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan AI.
“Pun begitu, saat ini saya bersama dengan Mas Emil masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU Jawa Timur,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia mengimbau pada siapapun yang mendapatkan video tersebut untuk tidak menyebarkan kembali karena video itu adalah bentuk hoaks yang tidak benar. Ia juga meminta semua pihak untuk bijak menggunakan media sosial dan berhati-hati di zaman yang sudah makin canggih dengan teknologi AI.
“Jadi sekali lagi, barangsiapa mendapati video tersebut maka video itu adalah hoaks dan mohon untuk tidak disebar ulang. Mari kita bijak menggunakan media sosial dengan menjaga sopan santun dan menggunakannya dengan tanggung jawab,” kata Khofifah. (Ym)












