Pemkot dan DPRD Surabaya Siapkan Rp1 Triliun Program Makan Gratis

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan DPRD, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1 triliun, untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini pelaksanaan program MBG di Kota Pahlawan, dalam tahap uji coba oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Demikian disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di sela meninjau pelaksanaan program MBG perdana, di SD Taquma, Jemur Ngawinan No. 54 Surabaya, Senin (13/1).

“Pemkot dan DPRD sudah menganggarkan Rp1 triliun, tapi masih menunggu Juknisnya (Petunjuk Teknis) seperti apa. Jadi kita akan support program makan bergizi gratis, untuk anak-anak yang ada di Surabaya,” katanya.

Baca juga  Beredar Situs Palsu Dispendik Surabaya, Kadispendik Imbau Masyarakat Waspada

Karena itu, Wali Kota Eri menegaskan, apabila Juknis anggaran program MBG, untuk pemerintah daerah turun, ia memastikan bahwa Pemkot dan DPRD Surabaya, telah siap menjalankan. “Kalau nanti Juknisnya, diminta menggunakan APBD dan itu digunakan, untuk warga Surabaya, kita akan lakukan,” jelasnya.

Wali Kota Eri berharap, program MBG tidak hanya bertujuan, untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kalori anak-anak. Tetapi, juga dapat mendukung pergerakan ekonomi, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Jadi sama-sama bergerak, UMKM bergerak, mengurangi kemiskinan, pengangguran, dan juga mendukung makan bergizi, untuk anak-anak,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini program MBG yang berjalan di Kota Surabaya, masih dalam tahap uji coba oleh BGN. Ia berharap ketika Juknis anggaran program ini, turun ke pemerintah daerah, itu bisa melibatkan UMKM setempat.

Baca juga  Wali Kota Eri Serahkan Bantuan Pendidikan bagi 7.380 Pelajar Surabaya dari Keluarga Miskin

“Kami dengan DPRD berharap itu bisa dilakukan, oleh UMKM Kota Surabaya. Karena saya yakin, pemerintah pusat dengan program makan gratis ini, juga (bertujuan) menggerakkan masyarakat, menggerakkan UMKM, sehingga ekonomi kerakyatan juga akan tumbuh,” imbuhnya.

Tidak lupa, Wali Kota Eri mengucapkan terima kasih, kepada Presiden Prabowo Subianto dan BGN, yang telah menjalankan program MBG di Kota Pahlawan. Ia memastikan, bahwa setiap program yang baru berjalan pastinya, akan terus dilakukan evaluasi dan penyempurnaan.

“BGN sudah bergerak luar biasa, penyedia juga sudah bergerak luar biasa. Saya matur nuwun (terima kasih) kepada Pak Presiden dan BGN,” tandasnya.

Sebagai informasi, uji coba program MBG pada hari pertama di Surabaya, dilaksanakan di 10 lembaga pendidikan. Sebanyak 6.159 siswa, dari 10 lembaga pendidikan mengikuti program MBG tersebut.

Baca juga  Pemkot Surabaya Tertibkan Bangunan Liar di Bawah Flyover Tambak Mayor

Kesepuluh sekolah tersebut meliputi, KB-TM Yasporbi, SD Taquma, SMP Negeri 13, SMA Negeri 10, dan SMK PGRI 1 di Kecamatan Wonocolo. Sementara di Kecamatan Rungkut, program ini menyasar TK Tunas Pertiwi, SDN Penjaringansari 1, SDN Penjaringansari 2, MTs 3, dan MAN Surabaya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *