Peringatan Isra Mikraj, Habib Jafar Bicara Pentingnya Salat Khusyuk

Tokoh agama Islam Habib Husein bin Ja’far Al Hadar atau yang akrab disapa Habib Jafar menjelaskan, salat akan membuat seseorang terhindar dari perbuatan munkar. Namun bila ada kasus orang rajin salat tetapi masih gemar bermaksiat, maka berarti salatnya tidak dilakukna dengn khusyuk.

“Umat Muslim yang terjerumus kemaksiatan terjadi karena salatnya hanya secara ritual tanpa memahami maknanya. Yang kayak gitu salatnya itu kayak yoga gerak-gerak aja, cuman ini dibungkus syariah,” ucap Habib Jafar dalam acara Peringatan Isra Mikraj, “Membumikan Bahasa Langit: Membincang Kemuliaan Ibadah Salat”, di Lantai Utama Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (27/1/2025).

Baca juga  Kabar Duka, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Meninggal Dunia

Ia mengatakan, salat sejatinya adalah penghubung langsung antara seorang hamba dengan Allah SWT. Seorang Muslim seharusnya merasa dekat dengan Allah dan selalu dalam bimbingan-Nya.

Menurutnya, salat memiliki fungsi yang jelas dalam Al-Qur’an, yakni untuk menjauhkan dari kekejian dan kemungkaran. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak anak muda yang tetap terlibat dalam maksiat meskipun rajin salat.

Ia menegaskan, salat bagi mereka yang tidak khusyuk akan terasa berat.

“Ini terjadi karena kurangnya penghayatan dalam menegakkan salat,” ucapnya.

Salat yang tegak dan khusyuk, menurutnya, akan menyatukan hati dengan Allah SWT, menjauhkan dari perbuatan munkar, dan memberikan kedamaian. Atas itu, ia mengajak, umat untuk menegakkan salat dengan penuh penghayatan dan keikhlasan. (Ym)

Baca juga  Kecelakaan di Pasuruan, Anggota DPR Lewati Masa Kritis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *