RS Polri Kramat Jati telah menerima total 14 kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza di Tamansari, Jakarta Barat. Hingga saat ini, baru hanya tiga jenazah yang teridentifikasi.
“Ada 14 kantong jenazah,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers Kamis (30/1).
Prima menerangkan tim forensik masih berupaya untuk mengidentifikasi jenazah para korban dengan melakukan pemeriksaan DNA.
Adapun tiga jenazah yang berhasil diidentifikasi tim DVI RS Polri Kramat Jati adalah Zukhi Fitria Rahdja, laki-laki usia 42 tahun; Aulia Belinda Kurapak, perempuan usia 28 tahun; serta Osima Yukari, perempuan usia 29 tahun.
“Masih proses dengan kondisi korban terbakar lanjut,” ucap dia.
Kepala Biro (Karo) Labdokkes Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanty sebelumnya mengungkapkan kendala identifikasi karena jenazah dalam kondisi hangus sangat rapuh dan sulit dikenali. Banyak bagian tubuh yang tidak bisa digunakan untuk proses identifikasi.
“Kita semua sudah ada profilnya yang antemortem, tapi yang postmortem itu sangat sulit karena dari bagian tulang sudah hampir semuanya terdegradasi, sehingga kita harus mencari lebih dalam lagi dan juga bagian tubuh. Contohnya jaringan, jaringan otot, atau kulit, rambut,” kata Hastry.
Kebakaran di Glodok Plaza terjadi pada Rabu (15/1) malam dan membakar sejumlah lantai di Glodok Plaza. Titik awal api diduga berasal dari lantai 7 dan 8 Glodok Plaza. (Bg)












