Dukung Pelestarian Lingkungan di Hari Bumi, HIPMI Kabupaten Mojokerto Tanam Ribuan Pohon

Untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup di peringatan Hari Bumi 2025, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Mojokerto melakukan kegiatan penanaman ribuan pohon di kawasan wisata alam Alas Veenuz, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/4/2025).

Kegitan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto dr Muhammad Rizal Octavian, perwakilan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Pasuruan, manajemen dari Alas Veenuz, serta sejumlah organisasi lingkungan dan pecinta alam.

Bendahara HIPMI Kabupaten Mojokerto Muhamad Fuad mengatakan, keterlibatan pengusaha muda dalam penanaman pohon ini merupakan wujud dukungan dan keperdulian lingkungan hidup.

Menurutnya, dari tindakan kecil ini nantinya akan membawa perubahan besar di masa depan. Pihaknya berkomitmen untuk bersama sama menjaga alam

Baca juga  Hari Lingkungan Hidup dan HPSN 2026, Pemkab Mojokerto Ajak Lawan Krisis Iklim

“HIPMI Mojokerto sangat mendukung gerakan pelestarian alam, termasuk melalui aksi nyata seperti penanaman pohon hari ini. Kita sadar, keberlanjutan bisnis ke depan juga sangat bergantung pada kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Fuad menambahkan, keberadaan Alas Veenuz di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu tempat wisata alam yang menggalakan penanaman pohon untuk menjaga alam

“Alas Veenuz ini salah satu aset wisata alam yang luar biasa. Menjaga ekosistemnya berarti menjaga masa depan wisata dan ekonomi lokal,” tambahnya.

Dengan semangat kolaboratif, HIPMI Mojokerto berkomitmen untuk terus mendukung program-program pelestarian lingkungan, khususnya yang berdampak langsung pada masyarakat dan keberlangsungan ekonomi lokal.

Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, dr Muhammad Rizal Octavian mengatakan, salah satu langkah Pemkab Mojokerto dalam memaksimalkan potensi wisata adalah dengan mengakomodir pegiat wisata.

Baca juga  Gratis! Pemkot Mojokerto Sediakan Layanan Deteksi Kanker Leher Rahim

“Kami mengedukasi pelaku wisata khususnya di wilayah hutan untuk bersama sama melestarikan alam Mojokerto untuk masa depan anak-anak kita nanti” ungkap dr Rizal, sapaan akrabnya.

Di tempat yang sama, perwakilan KPH Pasuruan menyampaikan Kabupaten Mojokerto menjadi salah satu pilot project wisata alam, khususnya Alas Veenuz Trawas. Hal itu terlihat dari tidak ada sampah di lokasi Alaz Veenuz.

“Disni pemerintah kabupaten dan forkopimda nya juga dapat bekerja sama dengan baik untuk berkolaborasi” tuturnya.

Sementara itu, Perwakilan Alas Veenuz menuturkan, bahwa, wisata Alas Veenuz telah melakukan langkah nyata dalam menjaga bumi, yaitu melakukan penanaman pohon. Selain itu juga terdapat perawatan terhadap alam.

Kegiatan penanaman pohon ini nantinya bermanfaat sebagai lahan tangkapan sumber mata air.

Baca juga  Tembus 6,05 Persen! Ekonomi Kota Mojokerto Melesat Lampaui Nasional dan Jawa Timur

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa di kampanyekan kepada masyarakat umum biar semua kalangan masyarakat juga bisa ikut berpartisipasi,” jelasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *