Pemkot Surabaya dan TNI AL Gelar Panen Raya Padi Serentak

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, bersama Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V, menggelar tanam dan panen raya padi serentak, di kawasan persawahan Komplek AL Kenjeran, Kelurahan Sukolilo Baru, Kecamatan Bulak, Rabu, (23/4). Tanam dan panen raya padi ini, dilakukan serentak di 14 provinsi se-Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya, SH, M.Si, jajaran Forkopimda Jawa Timur (Jatim), Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya, Kolonel Inf Didin Nasruddin Darsono S.Sos., M. Han, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya, Erna Purnawati, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Antiek Sugiharti.

Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya mengatakan, panen raya serentak kali ini, adalah kegiatan perdana yang dilakukan oleh TNI AL Koarmada II beserta Lantamal V. Panen raya perdana ini dilaksanakan, di lahan milik TNI AL seluas kurang lebih 78 hektar di kawasan Kenjeran, Kota Surabaya.

Baca juga  Pemkot Beri Bantuan Pendidikan bagi 7.380 Siswa SMA/SMK Sederajat

“Setelah kita mencoba menggunakan Danlantamal V mengoptimalkan lahan ini, dengan mencoba beberapa varietas unggulan yaitu Padi Inpari 32 dan Padi Inpari 42, juga Padi Ciherang. Selain di sini juga ada di lahan Semolowaru sekitar 7 hektar, yang panennya mencapai 12 ton, kalau yang di sini rata-rata 6-8 ton per hektarnya, jadi total kurang lebih 600 ton,” kata Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya.

Ia menerangkan, panen raya padi ini merupakan bagian dari program prioritas TNI AL. Selaku Pangkoarmada II, tentunya mendukung program asta cita Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Dalam program tersebut, TNI turut mendorong dan mensukseskan ketahanan pangan dan pelestarian pangan.

Baca juga  Pemkot Surabaya Tegaskan Dana Swadaya RT/RW Harus Disetujui Lurah

“Ini wujud dukungan kami, apa yang sudah kami laksanakan di sini, bisa mewujudkan program pemerintah tersebut,” terangnya.

Dirinya berkomitmen, dalam mendukung asta cita Presiden Prabowo, TNI AL akan terus mengembangkan lahan tersebut, untuk penanaman padi. “Kami akan berupaya dan menjaga lahan ini, agar tetap bisa menghasilkan hasil yang optimal, tentunya hasil padi yang sesuai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, tanam padi serentak kali ini, dilaksanakan secara nasional oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Pada kesempatan ini, Pemkot Surabaya, ikut berpartisipasi melakukan panen sekaligus menanam serentak, di lahan TNI AL.

Dalam mewujudkan dan mendukung program swasembada dan peningkatan ketahanan pangan di Kota Surabaya, Antiek menyebutkan, perlu adanya kolaborasi dengan pemangku kepentingan, salah satunya TNI AL. “Karena 10 persen lebih, lahan yang kita manfaatkan untuk ketahanan pangan itu lahan milik TNI AL, maka kami ingin mengucapkan terima kasih, kepada TNI AL yang ikut memberikan kontribusi,” katanya.

Baca juga  Pemkot Modernisasi 16 Pasar Tradisional di Surabaya, Lebih Nyaman dan Higienis

Antiek menjelaskan, berdasarkan data DKPP, kontribusi lahan atau sawah, yang dimiliki TNI AL mencapai 14,5 persen, dari luas lahan sawah yang dimiliki Kota Surabaya. Sedangkan dari segi hasil produksinya, lanjut Antiek, 10 persen lebihnya berasal dari lahan TNI AL.

“Jadi ini kerjasama yang bagus, kami dari DKPP melakukan pendampingan pada kelompok tani, kemudian bantuan sarana dan prasarana, mulai dari bibit, pupuk, juga alsintan (alat mesin pertanian) dan penggilingan padi,” tutupnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *