Sambut HUT Ke-80 RI, Warga Ngaglik Mojokerto Hiasi Kampung dengan Bendera Merah Putih Sepanjang 500 Meter

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, warga RT 04 RW 3 Dusun Ngaglik, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dengan membentangkan bendera merah putih sepanjang 500 meter. Bendera tersebut menghiasi jalan-jalan dusun dan melengkapi bendera merah putih yang berkibar di depan rumah masing-masing warga.

Pada malam hari, suasana dusun Ngaglik semakin indah dan semarak dengan ratusan lampu kerlap-kerlip yang menghiasi jalan dusun.

Ketua RT 04 RW 3 dusun Ngaglik, Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Yudi Krismono, mengatakan, panjang bendera merah putih yang dipasang warga sekitar 500 meter. Konsep itu sebenarnya sudah ada sejak tahun 2024, namun baru bisa terealisasi tahun ini.

Baca juga  DPRD Kota Mojokerto Godok Tiga Raperda Inisiatif untuk 2026

“Ini sekitar kurang lebih 500 meter. Tahun kemarin sudah bikin konsep cuma dananya kurang mendukung. Jadi tahun ini kita laksanakan sama warga. Kita guyup rukun gotong royong bersama-sama jadilah seperti ini. Sama didukung Abah Parno kekurangan dananya,” ujar Yudi, Jumat (15/8/2025).

Ditambahkan yudi, konsep bendera sepanjang 500 meter ini sengaja dibuat untuk memeriahkan HUT kemerdekaan RI.

“Kita berpikir biar beda dari desa yang lain. Memang angan-angan kita bikin seperti ini dari tahun kemarin. Biar lebih bagus, meriah dalam memperingati HUT kemerdekaan RI ini,” imbuhnya.

Lanjut Yudi, proses pembuatan bendera merah putih itu dimulai pada bulan April 2025. Ketika itu warga gotong royong membuat tiang bendera yang mencapai ratusan tiang. Setelah itu proses pembuatan bendera merah putih sepanjang 500 meter dilakukan pada bulan Juli 2025 dengan cara menjahit manual.

Baca juga  Cegah Stunting, Pemkot Mojokerto Kampanyekan Ibu Hamil Sehat

“Tanggal 27 Juli kita kerjakan pemasangan bersama,” ungkapnya.

Yudi mengaku hampir tidak ada kendala dalam pemasangan umbul-umbul ini. Setiap hari warga ikut merapikan bendera karena hembusan angin cukup kuat. Yudi berharap kemeriahan menyambut HUT RI ini bisa memotivasi warga desa lain.

Untuk pembuatan bendera merah putih sepanjang 500 meter dan ornamen 17 Agustus, Yudi mengaku menghabiskan dana sekitar Rp 30 juta. Dana tersebut murni swadaya masyarakat RT 04.

“Pengerjaan bendera dikerjakan sendiri (yang punya mesin jahit). Budget seluruhnya sekitar Rp 30 juta. Kain bendera saja sekitar Rp 15 juta. ini swadaya warga RT 04. Alhamdulillah dengan seperti kita bangga, bukan karena nominalnya tapi ini bisa dirasakan oleh warga yang melihat,” papar Yudi.

Baca juga  Rangkaian Hari Jadi Ke-733 Kabupaten Mojokerto, Bupati Gus Barra Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal

Masih kata Yudi, selain bendera merah putih sepanjang 500 meter, juga digelar berbagai lomba hingga jalan santai.

Sementara itu salah satu warga bernama Ika mengaku senang dengan kemeriahan menyambut HUT RI di Dusun Ngaglik. Eka berharap kegiatan ini dapat menambah semangat nasionalime dan memupuk kerukunan antar warga

“Rasanya senang sekali. Baru pertama ini. Ikut kerja bakti semuanya. Kegiatan ada jalan santai, karnaval, malam 17 biasanya istighosah dan makan bersama. Harapannya lebih rukun lagi,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *