Sri Mulyani Minta Maaf Usai Rumahnya Dijarah, Bismillah Kami Masih Banyak Kekurangan

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta maaf kepada publik usai rumah miliknya di Bintaro, Jakarta Selatan, dijarah oleh sekelompok orang tak dikenal.

Ia menyadari masih banyak kekurangan dalam menjalankan tugas negara, juga berkomitmen akan terus memperbaiki hal tersebut.

“Kami mohon maaf, pasti masih banyak sekali kekurangan. Bismillah, kami perbaiki terus menerus. Semoga Allah SWT memberkahi dan melindungi Indonesia. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia,” ujar Ani sapaan akrabnya melalui unggahan Instagram @smindrawati, Senin (1/9).

Sri Mulyani juga mengucapkan terima kasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, serta dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah penjarahan tersebut.

“Terima kasih atas simpati, doa, kata-kata bijak, dan dukungan moral semua pihak dalam menghadapi musibah ini,” imbuh Ani, sapaan akrabnya.

Baca juga  Prabowo Rapat Terbatas Bersama Menteri, Bahas Keamanan Negara

Ia mengaku sangat memahami yang terjadi padanya adalah risiko dari tugas sebagai pejabat negara. Sebab, tak semua masyarakat setuju dengan kebijakan yang diambil.

“Saya memahami membangun Indonesia adalah sebuah perjuangan yang tidak mudah, terjal, dan sering berbahaya. Para pendahulu kita, telah melalui itu. Politik adalah perjuangan bersama untuk tujuan mulia kolektif bangsa, tetap dengan etika dan moralitas yang luhur. Sebagai pejabat negara saya disumpah untuk menjalankan UUD 1945 dan semua UU. Ini bukan ranah atau selera pribadi,” jelasnya. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *