Menteri PPPA: Pemda Wajib Wujudkan Kota Layak Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi menegaskan pentingnya komitmen pemda dan semua pihak. Ini untuk bersama-sama mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) melalui penyediaan ruang aman, inklusif, dan bermakna bagi anak-anak.

“Festival Anak Balikpapan ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat, kreativitas, dan masa depan anak-anak kita. Anak-anak adalah subyek utama yang hak-haknya harus dapat dipenuhi, anak-anak kita adalah agen perubahan yang dapat berkontribusi bagi lingkungan dan kota,” kata Arifah Fauzi dalam keterangannya, Ahad (7/9/2025).

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa konsep Kota Layak Anak berlandaskan pada Konvensi Hak Anak yang menekankan hak setiap anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, terlindungi dari kekerasan. Serta dapat berpartisipasi bermakna dalam pembangunan.

Kota yang layak anak mencakup pemenuhan hak dasar anak melalui pendidikan, kesehatan, ruang bermain, fasilitas publik yang aman. Dan lingkungan yang mendukung.

Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Adamin Siregar, menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset berharga bangsa. Tentu ini yang harus dijaga, dilindungi, dan diberi ruang untuk berkembang.

“Festival Anak Balikpapan adalah wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Anak-anak Balikpapan adalah generasi hebat yang siap melanjutkan estafet pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Adamin Siregar.

Adamin Siregar memastikan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan terus menghadirkan kebijakan ramah anak. Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *