Batik Tulis Kabupaten Mojokerto Semakin Diminati

Kabupaten Mojokerto tidak hanya dikenal dengan kerajinan alas kaki saja, namun kerajinan batik tulis dari bumi majapahit ini juga diminati konsumen. Salah satu produksi batik tulis di Kabupaten Mojokerto adalah Batik Negi yang beralamat di Dinoyo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Owner Batik Negi, Heni Yunina, mengatakan, dirinya menekuni batrik tulis sejak tahu n 2008 silam. Saat itu batik Indonesia diakui oleh UNESCO.

“Tahun 2002 saya sudah menjadi pengusaha busana muslim. Kemudian pada tahun 2008, batik diakui oleh Unesco. Saat itu saya mulai berpikir untuk terjun membuat batik tulis,” ujarnya, Senin (22/9/20250.

Baca juga  Wabup Mojokerto Apresiasi Mahasiswa Muhammadiyah Salurkan Kambing Kurban di 6 Desa

Keputusan menekuni batik tulis ini juga berawal dari hobi menggambar dan membuat desain. Perlahan namun pasti, karya batik tulis Negi ini mulai banyak diminati.

“Saya hobi menggambar, saya lebih suka desain-desain tapi saya pakai sendiri. Dari awal batik diakui Unesco itu saya mencoba sedikit, alhamdulillah sekarang banyak peminat,” jelasnya.

Dengan menekuni batik, lanjut Heni, dirinya juga bisa andil dalam melestarikan seni batik di Indonesia. Sebagai ciri khas batik Mojokerto, Heni juga menggunakan motif majapahitan yang sangat diminati oleh konsumen. Harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Untuk batik cap mulai harga Rp 100 ribuan. Sementara batrik tulis bisa mencapai Rp 1,5 juta karena menggunakan pewarna alam.

Baca juga  Wali Kota Serahkan Hewan Kurban Korpri Kota Mojokerto, Terkumpul 12 Sapi-13 Kambing

“Batik khas indonesia dan sudah diakui seni indonesia. Alhamdulillah saya berkarya di situ.
Harga-harganya mulai Rp 100 ribu, kalau pewarnaan alam sampai Rp 1,5 juta. Motif majapahitan yang paling laku. Panjang kain batik 2 meter, lebar 115 cm. Cukup untuk baju atasan,” beber Heni.

Dalam sehari, Heni yang dibantu beberapa karyawan mampu menghasilkan batik cap sebanyak 40 helai. Sedangkan untuk batik tulis bisa menghasilkan 3 sampai 4 lembar kain.

“Ini warna alami, tintanya dari daun dan biji-bijian, kami juga menjual secara online di Instagram Batik tulis Majapahit maupun di Shopee. Kepada semua masyarakat yang butuh seragam, seragam sekolah juga, monggo datang saja ke Negi batik tulis,” pungkasnya. (ym)

Baca juga  6.000 Guru TPQ di Kabupaten Mojokerto Terima Insentif, Pemkab Gelontorkan Rp7,5 Miliar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *