Puluhan IKM Ikuti Pendampingan TKDN Gratis di Disperindag Kabupaten Mojokerto

Sebanyak 30 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Mojokerto mengikuti pendampingan pengurusan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di Kantor Disperindag Kabupaten Mojokerto, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto yang menggandeng PT Sucofindo. Wakil Bupati Mojokerto, dr Muhammad Rizal Octavian turut meninjau pelaksanaan kegiatan ini.

TKDN ini merupakan besaran persentase komponen atau bahan baku lokal yang terkandung dalam suatu barang atau jasa. Kebijakan ini bertujuan untuk memberdayakan industri dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada produk impor, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian nasional. 

Pengurusan sertifikat TKDN gratis ini akan memberikan kemudahan terhadap pelaku IKM di Kabupaten Mojokerto. Sebab bila dilakukan secara mandiri, nilainya bisa mencapai Rp 15 juta

Baca juga  Capaian CKG Pemkot Mojokerto Tembus 71,5 Persen, Lampaui Target Nasional

Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Noerhono mengatakan, pelaksanaan TKDN di Disperindag Kabupaten Mojokerto ini akan memberikan kemudahan terhadap pelaku IKM di Kabupaten Mojokerto. Pihaknya akan memberikan pendampingan sampai munculnya sertifikat TKDN di Kabupaten Mojokerto

“Ada dua segmen, Mamin (Makanan dan minuman) dan non Mamin, yang kita pamerkan ini semuanya pendampingan dari kita sampai nanti terbitnya sertifikat TKDN di akhir bulan November 2025,” ujarnya.

Noerhono bertekad meningkatkan kesejahteraan perajin IKM di Kabupaten Mojokerto. Misalnya terkait produk lokal, ada peraturan bupati (Perbup) baru yang menggantikan Perbup lama tentang kewajiban Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Mojokerto untuk menggunakan produk lokal.

“Misalnya produk sepatu dan sebagainya, ini dalam rangka agar produk perajin sepatu bisa laku. Termasuk nantinya ke depan digratiskan tempat menampung hasil IKM dan memamerkan hasil usahanya,” jelasnya.

Baca juga  Pemkab Mojokerto Kucurkan Insentif untuk 1.661 Guru Paud

Noerhono sendiri menegaskan bahwa Disperindag Kabupaten Mojokerto siap membantu para pelaku IKM, baik bidang perizinan, permodalan maupun pemasaran.

“Kemarin kami juga rapat perbankan BNI yang siap support, dan kita membuat tempat ruang layanan pendampingan terkait perizinan yang ada, seperti NIB, Paten, merek maupun yang lain,” tegas Noerhono.

“Dan nantinya dengan adanya gedung Dekranasda, yang rencananya diresmikan bapak bupati, nantinya juga menampung hasil-hasil produksi IKM yang siap dipasarkan. Dekranasda siap memasarkan produk-produk IKM di Kabupaten Mojokerto. Tempatnya di MPP (mal Pelayanan Publik),” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *