Komnas Anak Jatim Gelar Trauma Healing untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Wakil Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur, Syaiful Bachri, menekankan bahwa anak-anak korban erupsi Gunung Semeru harus tetap mendapatkan fasilitas yang mendukung tumbuh kembang mereka demi mewujudkan generasi emas Indonesia.

Komnas PA Jawa Timur bergerak cepat melakukan peninjauan dan memastikan perlindungan bagi anak di area pengungsian.

Menurut Syaiful Bachri, Komnas PA Jatim langsung mengambil langkah responsif dengan melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang terdampak.

“Kami dari Komnas PA Jawa Timur bergerak bersama untuk peninjauan, pendampingan serta pemenuhan hak mereka di pengungsian,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Masalah utama yang dihadapi anak-anak di titik pengungsian adalah trauma psikologis. Banyak dari mereka mengalami ketakutan mendalam akibat letusan, suara gemuruh, hingga evakuasi darurat. “Yang terjadi pada anak adalah traumatic luar biasa dan dapat berkepanjangan,” tegas Syaiful, yang memastikan bahwa timnya bersama berbagai lembaga penggiat anak melakukan kegiatan trauma healing secara intensif.

Baca juga  Mulai 2027 Sekolah di Jatim Dilarang Rekrut Guru Honorer Baru

Selain trauma, ancaman penyakit juga menjadi perhatian serius. Debu vulkanik dan paparan lahar dingin meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada anak. “Karena adanya lahar, debu, kemungkinan besar dampaknya ISPA, sehingga kami mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan mereka terkait masker dan sebagainya,” tambahnya.

Komnas PA Jatim juga menekankan pentingnya memastikan anak-anak tetap ceria dan aktif meskipun berada di pengungsian. Menurut Syaiful, pemulihan emosional anak adalah tanggung jawab bersama.

“Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya dinas sosial atau Kementerian Sosial, tetapi juga lembaga penggiat yang peduli terhadap anak,” jelasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *