Mukernas ASPHIRASI Ke-2, Ketua Umum Tegaskan Asosiasi yang Profesional dan Berintegritas

Aliansi Pengusaha Haramain Seluruh Indonesia (ASPHIRASI) menggelar Musyawarah Kerja Nasional (mukernas) ke-2 di Hotel Pullman Central Park Jakarta, 24-25 November 2025.

Ketua Umum ASPHIRASI, Amaludin Wahab, menegaskan mukernas ini meneguhkan komitmen asosiasi dalam menjaga profesionalisme, integritas, serta kualitas layanan penyelenggaraan umrah di seluruh Indonesia.

Melalui Mukernas, ASPHIRASI menegaskan diri sebagai asosiasi yang responsif terhadap perkembangan industri umrah dan haji, terutama di tengah perubahan regulasi internasional, digitalisasi, dan persaingan berbasis teknologi.

“Konsolidasi anggota, penguatan fondasi organisasi, inovasi program, hingga peningkatan kualitas layanan menjadi fokus utama roadmap ASPHIRASI tahun 2026,” tutur dia, Senin (24/11/2025).

Dalam sesi pleno, ASPHIRASI menetapkan sejumlah program unggulan untuk tahun 2026:

Pertama, penambahan anggota berkualitas dengan target penambahan 100 PIHK baru dan target penambahan 200 PPIU baru. Fokus bukan sekadar jumlah, melainkan peningkatan kualitas layanan.

Kedua, peluncuran Program Haji Mujamalah ASPHIRASI. Program ini akan diumumkan secara resmi dan disiapkan bagi anggota yang berkualifikasi.

Ketiga, Umrah Bersama / Umrah Akbar Tahunan. Target tiga pesawat dari Makassar, Surabaya, dan Jakarta

Keempat, penguatan SDM dan Digitalisasi Travel. ASPHIRASI akan menggelar berbagai pelatihan digital marketing, manajemen keuangan, pelatihan tour leader, pelatihan pembimbing haji dan umroh, dan transformasi bisnis di era AI.

Dengan hadirnya ratusan peserta, puluhan sesi pembahasan, serta antusiasme tinggi dari para pelaku usaha travel, Mukernas II menjadi tonggak penting menuju layanan umrah Indonesia yang semakin modern, profesional, dan terpercaya.

Acara juga dihadiri Plt Dirjen Pengawasan Kementerian Haji, Harun Ar-Rasyid, yang menekankan pentingnya kepatuhan regulasi, tata kelola yang baik, serta kolaborasi erat antara penyelenggara travel dan otoritas haji Arab Saudi.

Sementara itu Waketum ASPHIRASI Bidang Organisasi, Nur Hayat, menyatakan meski pihaknya menargetkan penambahan anggota hingga mencapai 500 orang pada tahun ketiga, namun yang tak kalah penting adalah peningkatan kualitas.

“Hari ini kita sudah memulai sesuatu yang baru di ASPHIRASI dengan memberikan talkshow-talkshow terkait transformasi digital,” ujar dia.

Terkait dengan langkah menghadapi umroh mandiri, dia menambahkan, pihaknya tentu tidak ingin bagaimana anggota ASPHIRASI terjebak dalam berdarah-darah terkait perang harga.

“Kita harus memunculkan sesuatu yang berbeda kepada masyarakat sehingga masyarakat tetap memilih travel sebagai perjalanan umrah dan traveling lainnya. Nah itu sementara dari kita,” tutur dia sembari menegaskan pihaknya hanya merekomendasikan jalur haji dan umroh yang legal dan prosedural. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *