6 orang warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan menjadi korban tewas kebakaran di kompleks perumahan Wang Fuk Court, Distrik Tai Po, Hong Kong.
Hal itu dikatakan Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, Sabtu (29/11/2025) di Jakarta.
“Berdasarkan informasi KJRI Hong Kong, sejauh ini Polisi Hong Kong memverifikasi 6 WNI yang meninggal dunia. KJRI berkomunikasi dengan keluarga korban WNI dan bekerja sama dengan pemerintah setempat terkait penanganan jenazah,” ujarnya.
Yvonne mengungkapkan, proses identifikasi jenazah masih dilakukan oleh otoritas berwenang Hong Kong. Ia memastikan, KJRI Hong Kong terus memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan.
“Proses identifikasi jenazah masih dilakukan otoritas berwenang dan KJRI terus aktif memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan. Selain itu, KJRI juga telah menyalurkan bantuan logisitk ke beberapa shelter,” kata Jubir Kemlu RI.
“Dan, membuka posko di salah satu pusat penyaluran bantuan Tai Po Community Center,“ Imbuhnya.
Adapun, tercatat sekitar 140 WNI/PMI sektor domestik yang bekerja di pada kawasan pemukiman Wang Fuk Court. Dari jumlah tersebut, 61 orang diantaranya telah berhasil dikonfirmasi keberadaan dan kondisinya termasuk WNI/PMI korban meninggal.
Sementara itu, 79 WNI/PMI lainnya masih terus diverifikasi keberadaan dan kondisinya. Data-data ini merupakan hasil konsolidasi data ketenagakerjaan serta verifikasi lapangan secara langsung oleh KJRI Hong Kong. (Ym)






