Angin Kencang Robohkan Kandang Ayam Milik BUMDes Payungrejo Mojokerto, Kerugian Capai Rp200 Juta

Kandang ayam petelur milik BUMDes Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto ambruk diterpa angin kencang disertai hujan, Ahad (28/12/2025) sore.

Kepala Desa Payungrejo saat dikonfirmasi Senin (29/12/2025) siang mengatakan, kandang ayam itu awalnya digunakan untuk ketahanan pangan. Telor yang dihasilkan ratusan ayam petelur itu rencananya bakal didistribusikan ke toko-toko UMKM di desa tersebut.

“Ada 700 ekor ayam petelor, 3 ayam yang mati, ini bangunan baru, baru satu bulan,” ujar Kades Payungrejo, Lilik Nurfawiyah, Senin (29/12/2025).

Kandang ayam petelor itu dibangun menggunakan galvalum seluas sekitar 26 x 10 meter.

“Kandang kemungkinan kerugian sekitar Rp 200 juta, (sisa ayam) dititipkan ke kandang lain, masih pemilihan stres,” pungkasnya.

Baca juga  Rangkaian Hari Jadi Ke-733 Kabupaten Mojokerto, Bupati Gus Barra Musnahkan 11 Juta Batang Rokok Ilegal

Sementara itu Yanwar Kasi Rekontruksi dan Rehabilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengatakan, pada saat kejadian memang terjadi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Mojokerto. Selain kandang ayam ambruk, ada juga atap sebuah ponpes di Trowulan yang terhempas angin kencang. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.

“Kemarin kita dapat laporan di dua lokasi, Kutorejo dan Trowulan, dari data BMKG cuaca ekstrem ini berpotensi terjadi hingga Januari 2026,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *