Kemenbud Prioritas Jadikan Keberagaman Budaya Jadi Aset 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) memiliki program prioritas dalam mengelola keragaman budaya Indonesia sebagai aset nasional strategis pada tahun 2026. Program ini meliputi perlindungan, akses, dan pemberdayaan komunitas sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu peradaban tertua di dunia.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan bahwa Indonesia merupakan mega-biodiversitas dan mega-diversitas.

“Kita memiliki 1.340 suku bangsa, 718 bahasa, serta ribuan warisan budaya takbenda dan situs budaya,” katanya saat menghadiri acara Indonesian Cultural Outlook 2026, Plaza Insan Berprestasi, Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan, Senin, (19/1/2026).

Ia menyampaikan bahwa Indonesia memiliki 2.727 elemen Warisan Budaya Takbenda (WBTB) nasional, dengan estimasi mencapai sekitar 30.000 potensi. Dari jumlah tersebut, 16 elemen telah berhasil didaftarkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

Selain itu, kata dia, Indonesia juga memiliki 313 situs warisan budaya nasional. Enam di antaranya telah mendapatkan pengakuan internasional dari UNESCO.

“Sebanyak 16 elemen telah terdaftar oleh UNESCO. Kami juga memiliki 313 situs warisan budaya nasional, dengan enam situs yang terdaftar di dunia,” ujar Menbud Fadli.

Data ini menunjukkan kekayaan dan keragaman budaya Indonesia yang sangat luas. Sekaligus menjadi fokus utama pemerintah dalam perlindungan dan pengembangan budaya.

Menyoal Indonesia menjadi peradaban tertua di dunia, hal itu telah dibuktikan melalui teori Out of Nusantara. Teori ini menunjukkan pergerakan manusia purba tidak satu arah, melainkan melalui jaringan lintasan migrasi multiwilayah.

“Di mana Asia dan Nusantara berdiri sebagai poros kritis peradaban dunia. Kepulauan kita adalah titik acuan utama dalam percakapan global mengenai asal-usul manusia purba,” ucapnya, menegaskan.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Stefan mengapresiasi program Indonesian Cultural Outlook 2026. Menurutnya, program tersebut memberikan pemahaman tentang keamanan dan bertoleransi di Indonesia.

“Salah satu bagian terbesarnya adalah budayanya. Sama seperti di benua Eropa yang memiliki dua puluh tujuh negara dengan karakter budaya yang kuat,” ujarnya.

Dengan kerja sama tersebut, Uni Eropa bersama 27 negara anggotanya menegaskan komitmen untuk terus berdampingan dengan Indonesia. Terutama dalam mempromosikan budaya, memperkuat kolaborasi, serta memperluas peran kebudayaan di tingkat global. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *