Dua Perahu Angkut Sound Horeg 10 Ton Karam di Sidoarjo

Satu dari dua perahu pengangkut sound horeg dilaporkan mengalami karam saat Tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Candi, Sidoarjo, Jawa Timur.

Kendaraan yang dimodifikasi untuk memuat perangkat suara raksasa tersebut diduga tidak kuat menahan beban hingga akhirnya terbalik di sungai.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono mengatakan Warga menggabungkan dua perahu untuk menopang satu set sound horeg besar beserta gensetnya.

“Perahunya dua, digabung, [untuk membawa] sound, speaker dan genset (generator set) ternyata salah satunya enggak kuat, kena getaran akhirnya miring,” kata Imam kepada media Ahad (8/2).

Selain beban perangkat yang diperkirakan mencapai satu ton, perahu tersebut juga sesak oleh lebih dari 10 orang yang asyik berjoget mengikuti alunan musik. Akibatnya, perahu kehilangan keseimbangan dan tenggelam bersama seluruh perlengkapan lighting dan sound system.

Baca juga  Kabar Duka, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Meninggal Dunia

“Kira-kira beratnya sound saja itu satu ton. Terus yang naiki mungkin 10-an orang. Begitu miring, alat-alatnya lighting genset, sound, sempat dievakuasi. Gak ada apa-apa, karena gak kuat nahan beban,” jelasnya.

Mirisnya, kecelakaan ini merupakan pengulangan dari tahun-tahun sebelumnya. Imam mengungkapkan, insiden serupa telah terjadi sebanyak tiga kali selama tradisi tahunan ini berlangsung.

“Sudah tiga kali kejadian, dua tahun kemarin juga sama [perahu sound horeg tenggelam],” kata Imam. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *