Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menerjunkan tim Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) untuk menguji potensi paparan gas beracun di gudang penyimpanan pestisida kawasan Pergudangan Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan, Banten, usai insiden kebakaran tengah pekan ini.
Pengujian dilakukan guna memastikan kondisi udara di sekitar lokasi aman dari sisa bahan kimia yang terbakar.
Deputi Bidang PPKL KLH, Rasio Ridho Sani mengatakan tim membawa peralatan khusus untuk mendeteksi kandungan gas berbahaya sekaligus memetakan langkah penanganan lanjutan.
“Kami menugaskan tim yang berpengalaman dalam mendeteksi dan memulihkan dampak bahan kimia. Saat ini proses pendalaman masih berlangsung dengan sejumlah alat khusus,” ujar Rasio kepada media Sabtu (14/2).
Menurut dia, parameter yang diuji meliputi hidrogen sulfida (H2S), karbon monoksida (CO), serta amonia (NH3). Hasil sementara menunjukkan ketiga gas tersebut terdeteksi di dalam area gudang.
KLH kini menyiapkan langkah lanjutan berupa identifikasi dan pemindahan sisa bahan kimia yang dinilai berpotensi menimbulkan paparan lanjutan.
“Sebagai percepatan penanganan, kami mengecek bahan kimia apa saja yang ada di dalam gudang dan perlu segera dipindahkan,” katanya. Bg






