PCM Ngagel Gelar Baitul Arqom 1447 H Bagi Guru, Perkuat Ideologi Kader

Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel Kota Surabaya menggelar Baitul Arqom bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Sekolah Muhammadiyah se-Cabang Ngagel pada Sabtu (28/2) sampai Ahad (1/3).

Bertema Aktualisasi Fungsi Sekolah Sebagai Lahan Dakwah dan Perkaderan, Baitul Arqom tujuannya membina ideologi keislaman dan kepemimpinan. Harapannya, menciptakan kesatuan sikap, wawasan, serta cara berpikir di lingkungan pendidik Muhammadiyah. Kegiatan ini juga menjadi wadah strategis untuk memperkuat militansi kader dalam mengelola amal usaha Muhammadiyah.

Ketua PCM Ngagel Surabaya, Ahmad Zaini, saat sambutan menyoroti potensi besar Muhammadiyah di bidang pendidikan. Menurutnya secara nasional, jumlah siswa sekolah Muhammadiyah dari jenjang SD hingga menengah telah mencapai lebih dari satu juta siswa. Namun, ia mengingatkan masih adanya tantangan dalam aspek kaderisasi.

Baca juga  Marak Tindak Asusila, Menag Bakal Tertibkan Ponpes Ilegal

“Kita masih kekurangan kader Muhammadiyah, bahkan yang mengurus masjid pun banyak yang kurang. Padahal sekolah kita besar-besar. Ini menjadi refleksi bersama,” jelasnya.

Dia menekankan empat karakter utama yang harus dimiliki seorang kader Muhammadiyah. Pertama, berjiwa Al-Ma’un—ringan tangan dan suka membantu. Kedua, cerdas, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketiga, memiliki semangat kerja jihad dan jiwa pengabdian yang kuat dengan diniatkan sebagai ibadah.

Keempat, memahami Islam dan Kemuhammadiyahan secara mendalam.

“Semoga Baitul Arqam ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar melahirkan kader-kader militan yang siap mengabdi untuk persyarikatan dan umat,” terangnya.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, HM Ridlwan, berpesan pentingnya kesiapan spiritual dan profesionalitas dalam menjalankan misi dakwah di sekolah.

Baca juga  Teladan! Abdul Mu'ti Wakafkan 4 Bidang Tanah ke Muhammadiyah

Menurutnya PCM Ngagel sebagai cabang dengan perkembangan signifikan di Surabaya.

“PCM Ngagel adalah PCM dengan capaian tertinggi di Surabaya. Bahkan kesejahteraan gurunya termasuk yang tertinggi se-Surabaya,” ungkapnya.

Ditegaskan, capaian tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas dan pembinaan berkelanjutan. Ia mengingatkan agar kualitas guru tidak mengalami penurunan.

“Jangan sampai yang sudah berkualitas ini justru turun. Karena itu pembinaan kader seperti Baitul Arqam ini sangat diperlukan,” tegasnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *