Cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Surabaya, hingga Selasa (3/3), mengakibatkan 57 pohon tumbang, kerusakan empat bangunan, hingga jatuhnya korban jiwa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya mencatat, sebaran pohon tumbang akibat cuaca buruk ini meluas hingga ke 17 wilayah kecamatan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti, merinci wilayah terdampak mencakup area mulai dari Tambaksari, Tegalsari hingga Benowo.
“Pohon tumbang tersebar mulai dari wilayah Kecamatan Tambaksari, Tegalsari, Asem Rowo, Gubeng, Sawahan, Bubutan, Wonokromo, Gunung Anyar, Mulyorejo, Krembangan, Bulak, Sukolilo, Sambikerep, Genteng, Tenggilis Mejoyo, Rungkut, dan Benowo,” Linda Novanti.
Linda menjelaskan, 57 pohon yang roboh tersebut memiliki ukuran bervariasi dengan diameter antara 40 sentimeter (cm) hingga 60 cm, yang dipicu oleh kombinasi angin kencang serta usia pohon yang sudah tua.
“Petugas telah melakukan evakuasi perantingan pohon di masing-masing lokasi. Penyebab pohon tumbang ini karena kondisi cuaca angin kencang dan hujan lebat, ditambah dengan kondisi pohon berusia tua,” kata Linda.
BPBD juga melaporkan adanya empat bangunan yang mengalami kerusakan, yakni di wilayah Gunung Anyar, Bubutan, Genteng, dan Sukomanunggal.
“Bangunan rusak saat ini masih dilakukan penanganan dengan koordinasi bersama perangkat kelurahan setempat,” kata Linda.
Selain itu, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang di wilayah Surabaya juga menimbulkan korban jiwa. Seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja maut di sebuah gedung di kawasan Surabaya Barat kemarin. Bg











