MUI Dorong Optimisme Pemerintah untuk Penyelenggaraan Haji 2026

Ketua MUI Bidang Fatwa Prof KH Asrorun Ni’am Sholeh menanggapi wacana penundaan pemberangkatan jamaah haji 2026.

Ulama yang akrab disapa Kiai Ni’am ini menyarankan agar wacana tersebut tidak menyulutkan semangat pemerintah untuk mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

Menurutnya, energi pemerintah di tengah eskalasi Timur Tengah dalam menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji perlu diarahkan untuk mengoptimalkan layanan.

“Energi perlu diarahkan untuk mengoptimalkan layanan,” kata Pengasuh Pondok Pesantren An-Nahdlah, Depok, Jawa Barat, Senin (16/3/2026).

Lebih lanjut, Guru Besar Ilmu Fikih UIN Jakarta ini menyarankan kepada pemerintah untuk terus membangun optimisme penyelenggaraan ibadah haji 2026 bisa terlaksana.

Baca juga  DPR RI Dorong Kemenhaj Cabut Izin KBIHU yang Kavling Tenda Arafah

“Membangun optimisme dan mempersiapkan fasilitas negara secara baik dan optimal, baik layanan ibadah maupun layanan pendukungnya,” kata Ketua Umum Presidium Pusat Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) ini.

Sebelumnya, dikutip dari Antara, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjelaskan tiga skenario penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah eskalasi perang di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

“Prinsip utama dalam penyusunan skenario ini adalah menjaga keselamatan dan keamanan jamaah haji sebagai perintah tertinggi,” ujar Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (11/2/2026) lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *