Sejumlah penumpang arus mudik Lebaran 2026 mengalami penipuan pembelian tiket di beberapa terminal bus wilayah Jakarta Penipuan terjadi saat penumpang membeli tiket secara daring.
“Sempat ada penipuan online, di mana beberapa orang ke saya, terus kita konfirmasi, terus ada jalan keluarnya. Saya rasa yang lain-lain masih terkendali,” ujar Kepala Terminal Lebak Bulus, Joni Budhi, pada Rabu (18/3).
Joni melanjutkan, jumlah kasus penipuan daring ini tergolong kecil dan masih dapat ditangani. Adapun penipuan terjadi saat calon penumpang membeli secara daring, tetapi pembayaran tidak masuk ke perusahaan otobus (PO).
“Betul-betul tiket online yang notabenenya dia pesan harusnya ke PO ini dipotong ke pribadi. Kemarin saya selesaikan,” kata Joni.
Joni membeberkan, korban mengalami kerugian setelah membeli dua tiket. Korban lalu harus kembali membeli tiket karena pembayaran sebelumnya tidak tercatat di PO.
Para penumpang yang terkena penipuan ini diarahkan membeli tiket secara langsung di loket bus resmi di Terminal Lebak Bulus. Mereka mendapatkan harga diskon.
“Sebenarnya, harga tiketnya stabil Rp400 ribu sampai Rp450 ribu. Dia dia beli dua tiket, cuma bukan ke perusahaan langsung,” ujar Joni.
Joni mengingatkan para pemudik untuk segera melapor kepada petugas apabila menemukan praktik percaloan atau menemui kendala saat pembelian tiket.
Terkait arus mudik Lebaran 2026, pengelola Terminal Lebak Bulus memprediksi puncak arus di terminal tersebut terjadi pada Selasa (17/3) hingga Rabu (18/3). Hal ini mengingat adanya kenaikan jumlah penumpang berangkat. Bg






