Arya, Handling Team Ventour Travel menegaskan bahwa jangan ragu untuk berangkat umrah karena sebenarnya umrah itu aman dan tidak banyak terdampak konflik di Timur tengah.
Diakui Arya, memang sejak akhir Februari 2026 sampai hari ini, terutama penerbangan Qatar Airways, Etihad dan Emirates banyak mengalami cancel flight. Hal itu juga berimbas pada penerbangan umrah dari grup Ventour tour & travel yang sempat mengalami cancel Flight karena sedikitnya penerbangan yang beroperasi.
“Tapi alhamdulillah Ventour sigap memitigasi dengan berkoordinasi dengan bersama pihak maskapai untuk reschedule penerbangan. Ventour berhasil mencari alternatif atau re-route agar penerbangan jemaah umrah tetap berjalan sesuai rencana,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Ikhiar yang dilakukan Ventour adalah melakukan re-schedule penerbangan Qatar Airways agar jemaah tetap bisa berangkat di bulan syawal. Dan Re-route Emirates penerbangan dari Denpasar.
“Kami juga memfasilitas tiket pesawat feeder gratis dari Bandara Soekarno Hatta menuju Denpasar untuk memudahkan transportasi jemaah,” terang Arya.
Langkah re Schedule dan re Route ini alhamdulillah berhasil ditempuh berdasarkan ketersediaan seat maskapai yang masih ada. Sebab saat ini banyak penerbangan yang mengalami cancel flight dan membutuhkan seat pengganti.
Ventour sukses memberangkatkan jemaah umrah pada tanggal 20 dan 26 Maret 2026 serta 1 April 2026 dengan pesawat Qatar Airways, serta melakukan re route via denpasa dengan keberangkatan 26 Maret 2026. Setiao kloter grup penerbangan umrah Ventour tersebut terdiri dari 40 jemaah umrah dengan program 9 hari.
“Alhamdulillah saat ini jemaah sudah diberangkatkan kembali dengan jadwal flight terbaru. Dengan kondisi saat ini kami tetap berikhtiar mencari solusi terbaik agar jemaah tetap bisa berangkat umrah dengan tenang, aman dan juga nyaman. jadi jangan ragu untuk umrah bareng Ventour ya,” pungkasnya.
Calon jemaah bisa mendaftar umrah di Ventour tour & Travel yang beralamat di jalan Jemur Andayani 1F, Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, pimpinan Annisa Zulfida Umasugi. (ym)






