Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah RI mengambil langkah diplomatik yang tegas melalui jalur bilateral maupun multilateral menuntut pertanggungjawaban atas gugurnya prajurit TNI akibat serangan Israel ke pos jaga Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). MUI juga mengecam keras serangan Israel ke Lebanon itu.
“Kepada pemerintah Indonesia agar mengambilkan langkah diplomatik yang tegas melalui jalur bilateral maupun multilateral guna menuntut pertanggungjawaban atas insiden ini,” kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengutip siaran pers di laman resmi MUI, Selasa (31/3).
MUI tegas mengecam keras tindakan militer Israel menyerang pasukan perdamaian internasional.
Ia menyatakan serangan ini bentuk nyata dari sikap yang semakin hari semakin mengabaikan dan meremehkan hukum internasional. Termasuk prinsip-prinsip perlindungan terhadap pasukan penjaga perdamaian yang berada di bawah mandat PBB.
“Tindakan ini tidak hanya melanggar norma hukum internasional, tetapi juga mencederai prinsip kemanusiaan universal. Pasukan perdamaian hadir untuk menjaga stabilitas dan mencegah konflik, bukan untuk menjadi sasaran kekerasan,” ujarnya. Bg






