SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menggelar acara perpisahan (Farewell Party) untuk Engie EN NANA, siswa pertukaran pelajar asal Prancis, Rabu (6/5). Siswa yang akrab disapa Engie ini telah menyelesaikan masa studinya selama 10 bulan di Smamda Surabaya melalui program Rotary Youth Exchange.
Kepala Smamda Surabaya, Ustaz Mukhlasin, menjelaskan bahwa kehadiran Engie merupakan bagian dari kerja sama sekolah dengan Rotary Club untuk program pertukaran pelajar internasional. Saat ini, Smamda juga mengirimkan siswanya ke Finlandia dalam program serupa.
“Hari ini adalah pelepasan Engie yang sudah belajar bersama kami selama 10 bulan. Kami berharap kehadiran Engie dan program ini bisa menginspirasi seluruh siswa untuk memperluas pergaulan dan wawasan mereka hingga ke luar negeri,” ujar Ustaz Mukhlasin di Smamda Tower, Rabu (6/5).
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen untuk terus melanjutkan program ini. Bahkan, pada tahun ajaran mendatang, Smamda menargetkan untuk menerima dua siswa asing lagi sebagai bagian dari upaya memperkuat lingkungan belajar yang berwawasan global.
Lebih lanjut, Ustaz Mukhlasin mengungkapkan bahwa pihak sekolah sedang merumuskan sistem pembelajaran baru bagi siswa Smamda yang berangkat ke luar negeri. Tujuannya agar mereka tetap bisa mengikuti kurikulum sekolah tanpa harus mengulang kelas saat kembali ke tanah air.
“Selama ini siswa yang kembali dari luar negeri harus kembali ke kelas asal dan kehilangan waktu satu tahun. Kami sedang memperbaiki sistemnya agar mereka tetap bisa melanjutkan ke jenjang selanjutnya meskipun sedang berada di luar negeri. Dengan begitu, kami harap semakin banyak anak yang tertarik ikut serta,” pungkasnya. Bg












