Gubernur Khofifah Resmikan JATIM HUB di Sidoarjo, Karantina Terpadu Pertama di Indonesia

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, meresmikan Instalasi Karantina Terpadu Jawa Timur atau JATIM HUB di kawasan Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo. Fasilitas ini merupakan kawasan logistik, perdagangan, dan karantina terintegrasi pertama di Indonesia yang berdiri di atas lahan seluas 50 hektare.

JATIM HUB dirancang sebagai ekosistem terpadu untuk mempercepat proses ekspor-impor, menekan biaya logistik, dan memangkas waktu bongkar muat (dwelling time). Kawasan ini dilengkapi dengan fasilitas modern seperti pergudangan, cold storage, laboratorium pengujian, hingga sistem joint inspection antara Badan Karantina dan Bea Cukai.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa JATIM HUB adalah langkah strategis untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai pusat logistik nasional dan “Gerbang Baru Nusantara”. Ia berharap fasilitas ini tidak hanya melayani perusahaan besar, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi produk UMKM, IKM, dan koperasi untuk menembus pasar global.

Baca juga  Pemerintah Genjot Potensi Pacitan jadi Destinasi Wisata Unggulan

“Efisiensi logistik ini akan meningkatkan daya saing produk Jawa Timur di pasar internasional,” ujar Khofifah saat acara peresmian yang juga ditandai dengan pelepasan ekspor tuna beku ke Amerika Serikat dan pakan ternak ke Timor Leste, Sabtu (9/8).

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengapresiasi kolaborasi Pemprov Jatim dalam menyediakan lahan terintegrasi ini. Menurutnya, sistem satu pintu di JATIM HUB akan membuat proses pemeriksaan komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan menjadi lebih efektif dan efisien dibandingkan sistem sebelumnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *