PPIH Pastikan Fasilitas Cuci dan Jemur Pakaian Jemaah Haji di Makkah

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan kebutuhan fasilitas mencuci dan menjemur pakaian bagi jemaah calon haji Indonesia tetap terpenuhi selama berada di Makkah.

Suryo Panilih Kepala Seksi Layanan Akomodasi Daker Makkah PPIH Arab Saudi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan syarikah serta pengelola hotel untuk menyiapkan lokasi alternatif penjemuran pakaian menyusul kebijakan larangan penggunaan atap hotel atau rooftop.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak hotel untuk mencarikan solusi tempat pengganti, di antaranya memanfaatkan lantai servis atau lantai R bagi hotel-hotel yang memang belum memiliki fasilitas tersebut,” ujar Suryo di Makkah pada Sabtu (9/5/2026).

Baca juga  Total 23.519 Jemaah Haji Embarkasi Sirabaya Sudah Diberangkatkam Semua

Suryo mengatakan bahwa hotel yang sebelumnya menyediakan area penjemuran di rooftop akan mengalihkan aktivitas jemaah ke lokasi baru yang telah disiapkan manajemen hotel. Sementara hotel yang belum memiliki fasilitas penjemuran kini sedang menyiapkan area khusus lengkap dengan saluran drainase pembuangan air.

PPIH Arab Saudi juga terus melakukan pemantauan terhadap proses penyediaan fasilitas baru tersebut. Area penjemuran alternatif diperkirakan dapat digunakan dalam waktu satu hingga tiga hari ke depan agar jemaah tetap bisa mencuci pakaian setiap hari selama menjalankan ibadah haji.

Selain memastikan fasilitas penjemuran, PPIH menegaskan layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makkah hingga kini berjalan aman dan lancar. Manajemen hotel disebut tetap menjalankan kewajiban sesuai kontrak pelayanan yang telah disepakati.

Baca juga  77 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

Fasilitas yang disediakan hotel meliputi layanan resepsionis, ketersediaan lift, mesin cuci, hingga suplai air minum untuk jamaah.

Suryo menambahkan, kebijakan larangan menjemur pakaian di atap hotel merupakan aturan dari otoritas Arab Saudi yang diterapkan demi menjaga keselamatan jemaah. Selain itu juga mendukung ketertiban lingkungan di Kota Makkah.

“Langkah ini semata-mata untuk keselamatan jamaah dan kepatuhan terhadap aturan ketertiban kota yang berlaku di Makkah,” kata Suryo. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *