Di tengah khusyuknya pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, perhatian ribuan jamaah tak hanya tertuju pada ibadah.
Dua sapi kurban berukuran jumbo milik Presiden dan Gubernur Jawa Timur justru menjadi tontonan tersendiri.
Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hadir dengan karakter yang berbeda.
Satu mengandalkan ketangguhan ras lokal Indonesia, sementara lainnya dikenal dengan tubuh berotot padat khas sapi premium dunia.
Sapi kurban Presiden Prabowo berjenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 1,1 ton.
Hewan kurban tersebut berasal dari peternak Akhmad Ritaudin di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.
Sapi tersebut memiliki spesifikasi bera 1,1 ton, tinggi 155,5 sentimeter, panjang 174 sentimeter, dan bermur 6 tahun.
Khofifah menjelaskan sapi Peranakan Ongole merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang memiliki sejumlah keunggulan.
“Sapi peranakan ongole ini merupakan sumber daya genetik hewan asli Indonesia atau plasma nutfah dengan keunggulan sangat adaptif terhadap kondisi lingkungan panas, pakan limbah pertanian dan memiliki daya tahan terhadap penyakit,” jelasnya.
Sapi Khofifah Gunakan Belgian Blue, Dijuluki Si Otot Ganda
Sementara itu, sapi kurban Khofifah hadir dengan karakter berbeda. Hewan kurban tersebut berjenis Belgian Blue yang dikenal luas karena bentuk tubuhnya yang sangat berotot.
Sapi tersebut dipilih dari peternak Faisal Efendi di Desa Wates Negoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Bg






