Jemaah haji Indonesia dijadwalkan pulang ke tanah air mulai 1 Juni usai fase puncak ibadah haji di Mina resmi berakhir pada 13 Dzulhijjah 1447 atau Sabtu (30/5).
Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf mengatakan jemaah Indonesia akan pulang bertahap mulai 1 hingga 30 Juni.
“Mulai 1 Juni, proses kepulangan jemaah ke Tanah Air akan berlangsung secara bertahap hingga 30 Juni,” kata Irfan dikutip situs resmi Kementerian Haji dan Umrah, Ahad (31/5).
Irfan mengimbau jemaah untuk tetap menjaga kesehatan dan istirahat yang cukup sebelum kembali ke Indonesia.
Meski fase Mina berakhir, dia menyarankan layanan untuk jemaah haji tetap berlanjut mengingat masih ada jemaah yang harus menyelesaikan tawaf ifadah dan rangkaian ibadah lain sebelum kembali ke Indonesia.
Irfan juga menginstruksikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi agar terus mengawal dan mendampingi jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah.
Pendampingan tersebut, lanjut dia, penting untuk mengantisipasi kepadatan di area tawaf, sekaligus memastikan jemaah lanjut usia dan kelompok berisiko tinggi mendapatkan perhatian prioritas.
Di kesempatan itu, Irfan turut menyampaikan presiasi kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang sudah kooperatif dan tertib mengikuti arahan petugas selama fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Setelah proses itu rampung, Kemenhaj akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh tahapan layanan sebagai bahan perbaikan untuk penyelenggaraan haji berikutnya. (Ym)











