Pemerintah Batal Naikkan Harga MinyaKita, per Liter Tetap Rp15.700

Pemerintah memastikan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita batal dinaikkan.

Meski sebelumnya sempat muncul rencana penyesuaian harga, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan HET Minyakita hingga kini tetap berada di level Rp15.700 per liter.

Budi mengakui pemerintah masih mencermati perkembangan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) sebelum mengambil keputusan terkait penyesuaian harga Minyakita.

“Tidak jadi. HET minyak goreng masih Rp15.700 per liter,” kata Budi kepada media Jumat (12/6).

Menurutnya, pemerintah memang sempat menyiapkan skenario kenaikan HET Minyakita. Namun, rencana tersebut belum dijalankan karena sejumlah syarat dan kondisi pasar dinilai belum terpenuhi.

Baca juga  Mulai Hari Ini Harga Pertamax Naik jadi Rp16.250 per Liter

“Dulu kan syaratnya kalau harga CPO stabil, kondisinya sudah memungkinkan. Tapi sampai sekarang, sampai saat ini tidak naik,” ujarnya.

Di tengah belum berubahnya harga Minyakita, pemerintah kini lebih fokus memperluas distribusi minyak goreng rakyat tersebut ke pasar-pasar tradisional melalui perusahaan pelat merah sektor pangan seperti Perum Bulog dan ID Food.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh akses minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga ketersediaan pasokan di pasar.

Selain distribusi, pemerintah juga menyiapkan penyesuaian dalam program bantuan pangan. Jika sebelumnya sebagian pasokan Minyakita digunakan dalam paket bantuan pemerintah, ke depan bantuan tersebut dapat menggunakan minyak goreng merek lain. Bg

Baca juga  Polemik Gaji PPPK, Mendagri Yakin Pemerintah Daerah Mampu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *