Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG 3Kg Subsidi Tak Akan Naik

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah tak akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kg subsidi di tengah ketidakpastian geopolitik global.

Hal itu sesuai arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Di balik dinamika harga minyak global ini terus naik, kami pemerintah bersepakat atas arahan bapak presiden (Prabowo Subianto) untuk tidak menaikkan BBM yang bersubsidi. Saya ulangi lagi, kami tidak menaikkan BBM yang bersubsidi. Termasuk LPG,” ujar Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (15/6).

Kendati demikian, Bahlil mengungkapkan sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2022, harga BBM non-subsidi tetap mengikuti harga minyak dunia.

Baca juga  Mulai Hari Ini Harga Pertamax Naik jadi Rp16.250 per Liter

“Yang khusus untuk minyak BBM untuk saudara-saudara kita yang mampu, memang harus sesuai dengan Permen ESDM (Nomor 11) tahun 2022, itu diserahkan kepada harga pasar,” terangnya.

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengungkap alasan di balik kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green.

Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, harga Pertamax Green 95 (RON 95) meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Simon menjelaskan penyesuaian harga dilakukan dengan mempertimbangkan situasi geopolitik global serta pergerakan harga minyak di pasar internasional. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *