Semarak Kirab Khitanan Massal Gratis di LAZ Raudlatul Jannah

Lembaga Amil Zakat (LAZ) Raudlatul Jannah Sidoarjo kembali menggelar aksi sosial khitanan massal gratis yang diikuti oleh 100 anak pada Sabtu (27/6). Mulai dari usia 2 sampai 13 tahun. Kegiatan yang dipusatkan di sekitar SMP Raudlatul Jannah ini mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat, terbukti dengan kuota peserta yang langsung terpenuhi hanya dalam waktu 6 hingga 7 hari masa pendaftaran.

Ketua LAZ Raudlatul Jannah Sidoarjo, H. Amari, menjelaskan bahwa para peserta tidak hanya berasal dari wilayah Sidoarjo saja, melainkan tersebar dari 20 daerah berbeda. Beberapa di antaranya berasal dari Pepelegi, Wage, Medaeng, Waru, Gedangan, Taman, Candi, Ngingas, Krian, Bungurasih, Lingkar Timur, Sedati, Tanggulangin, Buduran, Sukodono, hingga luar kota seperti Surabaya dan Pasuruan.

Baca juga  Tiga Rekomendasi Munas NU 2026 untuk Perbaikan Pengelolaan Keuangan Haji

“Ini adalah bagian dari syiar untuk kemaslahatan umat. Khitanan massal gratis ini terselenggara berkat pengelolaan dana infak, sedekah, dan zakat mal dari para muzaki, serta sumbangan rutin hari Jumat dari siswa-siswi Perguruan Islam Raudlatul Jannah,” ujar Amari.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi kirab atau arak-arakan anak-anak peserta khitan di lingkungan sekitar sekolah. Untuk metode khitan, LAZ Raudlatul Jannah bekerja sama dengan tim medis dari Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya menggunakan teknologi laser (kauter).

Metode ini memungkinkan luka khitan lebih cepat kering dan sembuh dalam waktu sekitar tiga hari, sehingga anak-anak siap menyambut hari pertama masuk sekolah pada 13 Juli mendatang. Selain fasilitas gratis, para peserta juga mendapat obat-obatan, serta uang saku setelah tindakan medis selesai. Tiga hari sebelumya peserta juga sudah mendapatkan paket bingkisan yang di ambil di kantor antara lain, kopyah, baju koko, sarung, sandal dan tas sekolah.

Baca juga  Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan pada Lebaran Yatim 2026

Amari juga menegaskan bahwa RSI Jemursari menjamin perawatan pasca-khitan secara gratis jika ada anak yang membutuhkan penanganan medis lanjutan.

Perwakilan RSI Jemursari, Sukemi, mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin dalam beberapa kali kesempatan ini. Ia mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya khitan dari sisi medis. “Khitan adalah upaya menjaga kesehatan putra kita karena efektif mencegah berbagai penyakit. Bahkan saat ini, banyak warga non-Muslim yang juga memilih untuk dikhitan demi alasan kesehatan. Semoga anak-anak cepat sembuh dan tumbuh dengan baik,” kata Sukemi.

Kegembiraan pun terpancar dari salah satu peserta, Muhammad, siswa kelas 4 SD asal Pepelegi. Ia mengaku sudah lama mengincar momentum libur sekolah ini agar bisa ikut dikhitan. “Senang sekali ikut acara ini. Banyak temannya dan setelah disunat langsung dapat uang saku,” ungkapnya dengan ceria.

Baca juga  Muhammadiyah Jajaki Kolaborasi dengan Qatar di Bidang AI dan Pendidikan

Selain khitanan massal tahunan, LAZ Raudlatul Jannah Sidoarjo juga telah mengagendakan serangkaian program sosial kemaslahatan umat lainnya untuk beberapa bulan ke depan, di antaranya pengobatan gratis pada bulan Agustus serta aksi donor darah yang dijadwalkan pada Oktober dan November mendatang. Bagus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *