Muhammadiyah Luncurkan Beasiswa di Daerah 3T, Perkuat Dakwah hingga Pelosok

Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia para dai yang mengabdi di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Beasiswa Magister Pendidikan Agama Islam (S2) bagi para dai yang tengah mengemban amanah dakwah di berbagai wilayah pelosok Indonesia.

Secara simbolis, beasiswa diserahkan Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief kepada Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dengan didampingi Ketua PP Muhammadiyah Kiai Saad Ibrahim, serta Syamsul Anwar.

Program beasiswa ini merupakan hasil kerja sama antara LDK PP Muhammadiyah dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas intelektual sekaligus kompetensi dakwah para dai Muhammadiyah yang bertugas di daerah-daerah dengan akses pendidikan yang masih terbatas.

Baca juga  Dorong Pelaku LGBT Dijerat Pidana, MUI Siapkan Naskah Akademis

Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, mengatakan bahwa pengabdian para dai di wilayah 3T merupakan perjuangan yang membutuhkan dukungan nyata, termasuk kesempatan untuk meningkatkan jenjang pendidikan.

“Selama ini banyak dai yang memilih mengabdikan diri di daerah terpencil sehingga kesempatan melanjutkan studi menjadi sangat terbatas. Melalui program beasiswa ini kami ingin memastikan bahwa mereka tetap memiliki peluang untuk menempuh pendidikan Magister, tanpa harus meninggalkan semangat pengabdiannya kepada masyarakat,” ujar Arifin dalam rilis, Kamis (2/7/2026)

Menurutnya, peningkatan kapasitas akademik para dai akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan dakwah, pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan ketahanan sosial di wilayah-wilayah binaan Muhammadiyah.

“Dakwah hari ini memerlukan dai yang tidak hanya memiliki keikhlasan dan semangat pengabdian, tetapi juga kapasitas keilmuan yang terus berkembang agar mampu menjawab berbagai persoalan umat secara bijaksana dan solutif,” tambahnya.

Baca juga  Jelang Muktamar Ke-35, PBNU Serukan Nahdliyin Gelar Munajat dan Doa Bersama

Program Beasiswa Magister Pendidikan Agama Islam ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak dai-dai Muhammadiyah yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat misi dakwah pencerahan Muhammadiyah hingga ke pelosok negeri.

Peluncuran beasiswa tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian ikhtiar LDK PP Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pembinaan dai yang berkelanjutan. Tidak hanya mengirimkan dai ke daerah 3T, komunitas adat, komunitas marginal, dan wilayah perbatasan, LDK PP Muhammadiyah juga terus membuka akses peningkatan kapasitas melalui pendidikan formal, pelatihan, pendampingan, hingga penguatan jejaring dakwah.

Melalui sinergi dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, diharapkan semakin banyak dai yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi sehingga lahir kader-kader dakwah yang memiliki kedalaman ilmu, keluasan wawasan, dan ketangguhan dalam mengemban risalah Islam berkemajuan di seluruh penjuru Indonesia. (Ym)

Baca juga  Muhammadiyah Salurkan Telur Berprotein Tinggi untuk 24 Panti Asuhan di Yogyakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *