Disambut Antusias, Warga Kedung Cowek Serbu Gerakan Pasar Murah Pemkot

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kantor Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kamis (9/7). Kegiatan rutin yang digelar oleh Pemkot melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya ini, disambut antusias oleh warga Kedung Cowek.

Kegiatan GPM kali ini disambut antusias oleh warga Kelurahan Kedung Cowek. Sebab, bahan kebutuhan pokok yang dijual harganya lebih murah, daripada harga di pasaran.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, tujuan adanya pasar murah ini, adalah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di Kota Surabaya. Menurutnya, GPM dapat membantu warga di tengah kondisi, tidak menentunya kondisi perekonomian seperti saat ini.

“Jadi masyarakat bisa mendapatkan barang dengan harga yang terjangkau, terutama kebutuhan pokok seperti minyak, beras, dan gula. Itu kami jual dengan harga langsung dari distributornya,” katanya.

Baca juga  Pemkot Surabaya Percepat Penerapan Parkir Digital

Nanik menyebutkan, dalam kegiatan ini Pemkot tidak hanya menyediakan bahan kebutuhan pokok saja. Akan tetapi, Pemkot juga menggandeng usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), untuk menjajakan produk-produknya. Dengan demikian, lanjut dia, maka perekonomian di kawasan tersebut bisa berputar lebih masif lagi.

“Kita juga memberdayakan masyarakat sekitar dengan produk-produk UMKM, sehingga mereka (pelaku UMKM) juga bisa terus berinovasi dan produktif, juga meningkatkan perekonomian di sekita,” ujarnya.

Nanik berharap, adanya kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga murah, akan tetapi masyarakat juga bisa lebih berdaya lagi ke depannya. “Jadi masyarakat bisa lebih berdaya, dan bisa mendapatkan bahan pangan pokok, yang harganya di bawah harga pasar,” harapnya.

Diketahui, dalam kegiatan ini Pemkot Surabaya bekerjasama dengan sejumlah stakeholder. Diantaranya, Surya Kreasi Pangan (KSP), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), PT Kebon Agung, PT Primafood International, Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS), hingga PT RPH Surabaya Perseroda.

Baca juga  Beredar Situs Palsu Dispendik Surabaya, Kadispendik Imbau Masyarakat Waspada

Dalam kegiatan ini juga ada berbagai jenis bahan kebutuhan pokok, mulai dari minyak goreng, telur, cabai merah dan rawit, bawang merah, bawang putih, beras, hingga gula. Harga bahan pokok yang dijual juga di bawah harga pasaran, seperti minyak goreng Minyakita dijual seharga Rp15.000 per liter. Sedangkan telur hanya Rp12.000 per pack isi 10 butir.

Di samping itu, Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Muhammad Khusnul Amin mengatakan, bahan pokok yang disediakan dalam kegiatan GPM kali ini, seluruhnya di bawah harga pasaran. Amin mencontohkan, harga Minyakita di pasaran dijual sekitar Rp18.000, sedangkan di kegiatan ini lebih murah Rp15.000 per liter.

Baca juga  Warga Bulak Benteng Kini Bebas dari Teror Gengster Malam Hari

“Memang sangat murah, tapi kita batasi maksimal (membeli) 2 pack untuk satu warga. Makannya kita bagi, kalau diborong semua nanti habis,” katanya.

Amin berharap, adanya kegiatan GPM ini bisa mewujudkan ketahanan pangan dan menstabilkan harga, serta menjaga inflasi. “Jadi agar warga bisa membeli bahan kebutuhan pokok, dengan harga yang murah di bawah pasar dan terjangkau. Kami harap bisa berjalan terus dan ditingkatkan lagi, karena disambut antusias oleh warga,” harapnya.

Sementara itu, Musrifah warga Cumpat Kulon Baru Gang I mengaku, terbantu adanya kegiatan GPM. Di kesempatan ini, ia bisa membeli minyak dengan harga yang lebih terjangkau, dari harga di pasaran. “Ini Rp30 ribu dapat dua, karena Rp21 ribu kan kalau di pasar. Kami sangat terbantu dengan adanya pasar murah,” pungkasnya. (yunus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *