Mendikdasmen Hadiri ASEAN Education Ministers Meeting Singapura, Perkuat Kerja Sama Pendidikan AI dan STEM

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menghadiri 14th ASEAN Education Ministers Meeting (ASED) di Singapura. Pertemuan para menteri pendidikan negara-negara ASEAN tersebut membahas berbagai isu strategis pendidikan, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), penguatan pendidikan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics), serta pengembangan karakter peserta didik.
 
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah peluncuran ASEAN Work Plan on Education 2026–2030 oleh para menteri pendidikan ASEAN sebagai arah kerja sama untuk lima tahun ke depan. Rencana kerja ini menjadi acuan bersama untuk membangun sistem pendidikan yang inklusif, komprehensif, dan transformatif.
 
Mendikdasmen menyebut bahwa forum yang mengusung tema “Strengthening ASEAN through Education” ini mengingatkan bahwa pendidikan merupakan landasan bagi masyarakat ASEAN yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan.
 
“Seiring kawasan kita menghadapi kemajuan teknologi yang pesat dan dunia yang semakin saling terhubung, kita harus memastikan bahwa pendidikan membekali setiap peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan beradaptasi yang diperlukan untuk berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti bagi masa depan bersama kita,” ucap Mendikdasmen Jumat (24/7).
 
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desmond Lee menyampaikan, “Pendidikan bukan hanya bagaimana setiap negara kita bergerak ke depan, tetapi juga bagaimana kita memperkuat hubungan kita bersama dan membangun masa depan ASEAN.”
 
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa terdapat tiga fokus utama dalam pengembangan pendidikan ASEAN ke depan, yaitu adaptasi AI dalam pembelajaran, penguatan pendidikan STEM, serta pengembangan karakter peserta didik agar mampu menghadapi tantangan masa depan.
 
Selain mengikuti pertemuan, para delegasi Indonesia juga mengunjungi satuan pendidikan di Singapura, North Vista Primary School, untuk melihat implementasi pembelajaran AI dan STEM. Di sekolah tersebut, delegasi mengunjungi makerspace, yaitu tempat murid bereksperimen menerapkan teori ke praktik nyata.
 
Dalam rangka mendukung implementasi ASEAN Work Plan on Education 2026–2030, Singapura juga memperkenalkan sejumlah program kolaborasi di bidang pendidikan, di antaranya ASEAN Plus 3 STEM Camp, ASEAN Student Adventure Camp, serta ASEAN Values Education Network for Unity and Engagement (AVENUE).

Baca juga  Mendikdasmen Apresiasi Pendidikan Holistik Pesantren, Efektif Bentuk Karakter Santri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *