Tentang tewasnya enam oranga laskar FPI,
Dai kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) menyampaikan bela sungkawa. Ia mendorong adanya tim independen yang mengusut kasus tersebut.
“Innalillahi wa inna ilaihi roojiun. Musibah 6 meninggal anak bangsa (Laskar FPI),” kata Aa Gym dalam unggahannya di Instagramnya, @Aagym, Selasa (8/12/2).
Aa Gym mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Apalagi, kronologi penembakan enam Laskar FPI tersebut oleh polisi tersebut masih simpang siur kebenarannya.
“Penjelasan (kronologi) yang berbeda baik dari kepolisian maupun FPI, dan ini sangat-sangat membingungkan masyarakat juga mencemaskan,” ungkap dia.
Pimpinan Ponpes Daarut Tauhid ini pun mengusulkan dibentuknya lembaga independen yang bisa mengungkap fakta insiden tersebut. Langkah ini untuk mencegah kekeliruan yang muncul di publik.
“Semoga akan ada lembaga independen yang dipercaya oleh seluruh masyarakat untuk bisa mengungkap semua ini dengan sejelas-jelasnya, se-transparan mungkin, sehingga kebenaran itu nyata dan keadilan itu terbukti,” jelas dia.
Aa Gym mengimbau kepada semua pihak menahan diri untuk tidak terpancing dengan informasi sesat di balik insiden tersebut. Ia juga mengajak masyarakat berdoa masalah ini bisa tuntas dengan seadil-adilnya.
“Diimbau kepada siapapun mari sungguh-sungguh kita menahan diri dari tindakan kekerasan kepada siapapun dengan cara apapun. Karena kekerasan pasti menimbulkan masalah baru dan hindari menyebarkan informasi penjelasan yang salah,” papar Aa Gym.
“Kari kita perbanyak doa karena yakin Allah menyaksikan segala-galanya dan Allah maha tau sesungguhnya. Semoga Allah membukakan semua ini sehingga kita bisa bersikap dengan benar dan adil. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” ajaknya. (01)






