Gus Irsyad Resmikan STMJ dan Bakso Sakera, Sudah Terdaftar di Kemenkumham

Kabupaten Pasuruan – Secara resmi STMJ dan Bakso Sakera sudah terdaftar di Kemenkumham, hal itu dinyatakan oleh Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf (Gus Irsyad) saat acara peresmian di Pendopo Nyawiji Ngesti Weganing Gusti Kabupaten Pasuruan pada  Rabu (23/11).

Produk STMJ dan Bakso Sakera ini diharapkan akan dikenal masyarakat, tidak hanya sebagai merk dagang saja, namun sebagai identitas kebanggaan Kabupaten Pasuruan.

“Brand itu penting. Kalau bakso ya banyak, demikian juga STMJ. Tapi produk kita punya pembedanya. Sehingga bisa lebih cepat dikenal masyarakat. Apalagi sudah didaftarkan ke Kemenkumham. Mudah-mudahan dari segi citarasa, pelayanan dan produktivitasnya bisa diterima khalayak,” Ujar Irsyad Yusuf.

Dikutip dari www.pasuruankab.go.id dihadapan Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Kepala pusat Veteriner Farma serta tamu undangan lainnya, Kepala Daerah menjelaskan perihal makna pentingnya sebuah merek dagang. Terlebih sajian produk minuman dan makanan dari STMJ dan Bakso Sakera tersebut merupakan representasi dari potensi unggulan peternakan Kabupaten Pasuruan. Mulai dari susu segar, daging sapi hingga  telur ayam pilihan yang tidak usah lagi diragukan kualitasnya.              

Baca juga  Presiden Prabowo Minta Semua Pihak Tak Kawatir Nilai Tukar Dolar AS Kian Naik

“Kita harus inovasi untuk percepatan branding. Makanya yang paling penting harus ada kesinambungan dari program ini. Harus ada pembinaan dan PIRT-nya juga harus dipantau. Sehingga bisa mendorong usaha kecil di Kabupaten Pasuruan agar lebih berkembang,” ucapnya di hadapan Pimpinan Bank Jatim Pasuruan dan beberapa Pimpinan Perusahaan Rokok di Kabupaten Pasuruan.

Bupati menambahkan, inovasi yang diluncurkan hari ini dilaksanakan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Tujuannya tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diantaranya dengan melakukan pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Khususnya eks karyawan yang masih bekerja di pabrik rokok di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Keberadaan STMJ dan Bakso Sakera ini sebagai upaya Dinas Peternakan agar masyarakat mau berusaha dengan memanfaatkan potensi susu segar dan daging sapi yang dihasilkan para peternak di Kabupaten Pasuruan. Pastinya diversifikasi produk peternakan ini untuk memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga  Pemerintah Antisipasi PHK Massal ditengah Konflik Global

Sebaliknya, Gus Irsyad juga berharap kepada para penerima manfaat agar benar-benar mengelola dan memanfaatkan fasilitas dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Sehingga usahanya dapat lebih berkembang lagi dengan benefit yang terus meningkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan Diana Lukitawati menyebutkan bahwa STMJ dan Bakso Sakera merupakan terobosan untuk meningkatkan potensi susu segar dan daging di Kabupaten Pasuruan. Selain membina dan memfasilitasi para penerima manfaat dengan gerobak sebagai sarana usaha, mereka juga dibekali dengan keterampilan pengolahan hasil diversifikasi produk peternakan hingga cara pemasarannya.

Diketahui, produk STMJ yang merupakan akronim dari Sehat, Kuat, Perkasa) dan Bakso Sakera (Sehat, Nikmat, Menggugah Selera) telah terjamin sertifikasi keamanan pangannya. Tidak hanya itu saja. Begitu di-launching hari ini, masyarakat dapat dengan mudah membelinya melalui aplikasi Go Food, hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama perusahaan start up Gojek.

Baca juga  Menko Zulkifli Targetkan 30 Ribu Kopdes Rampung 16 Agustus

Selain itu, sistem pembayarannya dapat dilakukan secara non tunai dengan menggunakan QRIS. Satu lagi kemudahan yang diberikan untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk bisa mendapatkan produk kuliner berkualitas premium dari gerobak STMJ dan Bakso Sakera. (Achmad Nizar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *