KB TK dan SD Al Falah Surabaya Gelar Kegiatan Manasik Haji Cilik

KB TK Al Falah Surabaya kolaborasi dengan SD Al Falah Surabaya menggelar kegiatan manasik haji cilik di Taman Bungkul Surabaya pada Sabtu (1/10). Kegiatan manasik haji ini diikuti sekitar 350 siswa KB TK dan siswa kelas 1 dan 2 SD Al Falah Surabaya.

Pagi itu kegiatan dibuka dengan Khutbah Wukuf oleh Direktur Lembaga Pendidikan Al Falah (LPF) Surabaya, Ustad Jusa Indrawan. Dalam khutbahnya, Ustad Jusa turut menyemangati dan menanamkan ke siswa rasa cinta kepada Allah SWT serta Rasullullah SAW dengan cara mengikuti kegiatan manasik haji.

Menariknya, acara dilanjutkan dengan pagelaran sosiadrama yang bercerita sejarah Nabi Ibrahim ketika membangun Kakbah. Kepala KB TK Al Falah Surabaya Ustadah Rina Rahayu menuturkan, pada manasik haji itu, siswa semangat mengikuti prosesi Miqot, Wukuf, menginap di Mina, Musdalifah.

Baca juga  Dinas Pendidikan Jatim Siapkan Skema Beasiswa Siswa yang Tidak Masuk SMA Negeri

“Kemudian melempar jumroh, dilanjutkan siswa  masuk ke Masjidil Haram, Thawaf, Sai dan Tahalul. Sehingga anak mengenal proses haji itu lengkap,” ungkapnya.

Diakui Ustadah Rina, manasik haji cilik ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun di KB TK. Namun, lanjutnya, dua tahun ini tidak dilaksanakan karena pandemi.

“Sekarang kan sudah kondusif, maka kita adakan lagi. Kami berfikir, dua tahun lalu lulusan TK KB Al Falah yang sebagian besar masuk di SD Al Falah, belum mendapatkan pengalaman manasik haji. Maka saat ini kita ajak SD berkolaborasi dalam manasik haji,” sambungnya.

Ustadah Rina menegaskan, tujuan kegiatan manasik dalam rangka  menanamkan keimanan sejak dini. Mulai kecintaan kepada Allah dan Rasulullah. Diharapkan dari kegiatan manasik, siswa bisa mengamalkan rukun Islam haji.

Baca juga  Jemaah RI Gelombang I Sudah Berada di Makkah, Tunggu Puncak Haji dengan Edukasi

“Sehingga mereka bisa mengamalkan dan mendapatkan pengalaman proses haji,” terangnya.

Aat, siswa KB TK Al Falah mengaku senang dengan kegiatan manasik haji. Bahkan dia  kerap bertanya ke gurunya ketika proses Tahalul. “Iya senang. Ini digunting rambutnya,” ucapnya. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *