Duka Indonesia atas Tragedi Kanjuruhan, Korban Meninggal Dilaporkan 130 Orang

Indonesia tengah berduka atas tragedi Kanjuruhan yang memakan korban. Tragedi ini terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, dilaporkan  korban meninggal tragedi Kanjuruhan bertambah dari 127 orang menjadi 130 orang.

Kadinkes Kab. Malang Wijayanto Wijoyo dalalm siaran pers Ahad (2/10) membenarkan bahwa saat ini yang meninggal dunia ada 130 orang.

“Jadi bertambah satu. Para korban yang sudah teridentifikasi langsung kita bawa ke rumahnya masing-masing. Yang masih ada di dua Rumah Sakit Pemerintah adalah dua korban meninggal yang tidak teridentifikasi. Sisanya yang di RS memang yang tidak teridentifikasi oleh keluarga atau kerabat,” ungkapnya.

Baca juga  Khofifah Dilantik Jadi Koordinator PPIH Embarkasi Surabaya 2026, Layani 44 Ribu Jemaah

Sebelumnya jumlah 127 orang meninggal diungkapkan Kapolda Jawa Timur Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta.

“Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri,” ucap Nico.

Kerusuhan terjadi usai laga Arema vs Persebaya. Sebagian suporter Arema memutuskan turun ke lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya.

Nico mengatakan tragedi maut di Kanjuruhan terjadi karena penumpukan massa hingga terinjak-injak setelah berusaha menghindari gas air mata yang ditembakkan polisi.

“Di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas karena kekurangan oksigen,” ucap Nico. Bg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *