Smamda’s Welcome Party, Sambut Pelajar Belgia

SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menyambut kedatangan pelajar asal Belgia. Pelajar tersebut bernama Judith Jeanne J Lousberg yang kini genap berusia 17 tahun.

Dalam acara Smamda’s Welcome Party
“Embracing Our New Family Member”, Judith Jeanne J Lousberg mengaku bahagia bisa sekolah di Smamda. Nantinya Judith akan belajar seperti siswa Smamda lainnya selama setahun. Dia mengaku akan memperdalam budaya, bahasa dan keIslaman.
“Saya sangat bahagia bisa di Smamda Surabaya,” ungkapnya Senin (12/8) di Lantai 2 Tower Smamda Surabaya.

Judith merupakan student exchange yang berkesempatan sekolah di Smamda Surabaya. Dia mampu bicara 5 bahasa. Bahasa Inggris, Perancis, Belanda, Belgia dan Indonesia. Berbekal itulah Judith bercerita bahwa negaranya telah memilihnya untuk program pertukaran pelajar ke Indonesia.

Baca juga  Kabar Baik untuk Guru, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan, Karier, dan Kompetensi

Kepala Smamda Surabaya, Astajab MM menjelaskan, selain menyambut kedatangan pelajar Belgia, pihaknya juga mengirimkan siswanya ke Swiss.

“Ini program internasional. Nanti juga ada 1 siswa yang belajar di Swiss. Insya Allah berangkat tanggal 15,” ujarnya.

Saat ini ada 13 kelas dengan program internasional di Smamda Surabaya. Menurut Astajab, student exchange ini merupakan upaya sekolah untuk mengedukasi siswa soal dunia internasional.

“Anak kita bekali supaya belajar budaya, bahasa. Kalau ada siswa asing yang ke sini atau siswa Smamda yang kita kirim ke luar, juga bertukar budaya,” sambungnya.

Program Student Exchange di Smamda sudah berlangsung sejak 2016. Tahun lalu juga ada siswa Finlandia dan Jerman yang belajar di Smamda Surabaya. Begitu juga tahun sebelumnya juga ada siswa Meksiko, Brasil dan Denmark. Smamda juga menjalin kerjasama Sister School di 25 sekolah dari 18 negara.

Baca juga  Mendikdasmen Tindaklanjuti Arahan Presiden, Siapkan Penerapan Layanan Pendidikan Gratis

Pelajar asing ini semuanya kerasan belajar di Smamda. Pasalnya di Smamda menciptakan suasana kekeluargaan antar teman. Nantinya pelajar asing ini akan terlibat dengan semua kegiatan di Smamda.

“Terkait agama, juga kami ajarkan. Bagaimana Islam itu dalam kehidupan sehari-hari. Supaya mereka tahu bahwa dalam agama Islam itu yang damai, bersahabat, santun berakhlak mulia dan saling menghargai meski beda agama,” ungkap Astajab. (Bagus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *