Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tengah mengembangkan bilik disinfektan untuk mencegah penularan Covid-19.
Seluruh Tubuh Disemprot
Rencananya bilik ini sementara akan ditempatkan di titik strategis, keramaian di Kota Surabaya.
Bilik disinfektan ini berbentuk kotak ruangan selebar kurang lebih 1,5m x 1,5m dengan tinggi sekitar 2,5m. Bilik ini hanya bisa dimasuki seorang saja dan bergantian menggunakannya.
“Kalau pakai hand sanitizer hanya membersihkan tangan. Namun, dengan bilik disinfektan ini maka seluruh tubuh dibersihkan sehingga badan benar-benar bersih dari berbagai virus dan kuman,” tutur Risma memperkenalkan bilik disinfektan ini.
Bilik ini, tambah Risma, diberi nama Bilik Disinfektan Trisakti. Dia berharap dengan adanya bilik ini warga Surabaya dapat terus terhindar dari Covid-19. .
“Ini adalah sebuah bentuk kreatifitas progresif untuk melindungi warga Surabaya dan ini baru secara resmi diserahkan Rektor IT Telko Surabaya Tri Arif Sarjono,” jelas Risma.
Blower
Bikin disinfektan ini adalah modifikasi dari shower untuk mandi. Pemkot Surabaya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta tim teknis menambahkan blower di dalam bilik untuk menyemprotkan disinfektan dengan ukuran tertentu.
Hasilnya, selain lingkungan diamankan dengan penyemprotan disinfektan, tubuh pun akan terlindungi.
Saat ini Pemkot sedang memperbanyak model bilik.
“Merancang model yang berbentuk lorong sehingga mampu bekerja cepat dan skalanya lebih besar,” tandasnya. 01/ Bagus






