Setuju Sekolah Libur Sebulan Ramadan, Ketum Muhammadiyah: Arena Mendidik Akhlak

Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir resmi mendukung rencana libur sekolah di bulan Ramadan tahun 2025.

“Setuju,” kata Haedar, Rabu (15/1).

Haedar mengatakan rencana kebijakan ini sepenuhnya ada di tangan pemerintah. Baginya, bulan Ramadan harus dijadikan arena untuk mendidik akhlak, budi pekerti dan karakter para anak-anak.

Ia menyoroti generasi sekarang ini lahir dari ‘sistem android’ yang membuat perubahan sosial yang luar biasa.

“Dan mobilitas yang melahirkan anak-anak yang sebagian malah tercerabut dari budaya. Nah karena itu pendidikan agama, pendidikan akhlak, pendidikan budi pekerti itu menjadi sangat penting,” kata dia.

“Sehingga jadikan libur seberapa lama pun yang ada di bulan Ramadan. Gunakan untuk fokus membina akhlak, membina akal budi. Di samping ada proses pembelajaran,” tambahnya

Baca juga  BPBD Serukan Imbauan Waspada Letusan Gunung Anak Krakatau

Gagasan libur selama bulan Ramadan awalnya dilontarkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di akhir Desember 2024 lalu.

Menurut Nasaruddin, libur selama satu bulan penuh, peserta didik dapat meningkatkan berkonsentrasi mengaji, menghafal Alquran, mengamalkan amalan-amalan sosial Agama Islam, hingga berkumpul dengan keluarga. (Bg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *