Universitas Abdul Chalim (UAC) Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto kembali menggelar The 4th International Conference on Research and Community Service (ICORCS) tahun 2025, Kamis (30/1/2025)
Acara yang berlangsung di lingkungan kampus UAC ini, diikuti 795 peserta dari kalangan mahasiswa, guru besar hingga rektor dari berbagai Universitas di Indonesia dan juga mancanegara, menghadirkan empat narasumber terkemuka dari berbagai bidang keilmuan Universitas mancanegara.
Keempat Nara sumber tersebut, Dr.Bassem Abdullah Obaid, Lecturer Imam Al-Aazam University, Prof. Dr. Muhammad Abdel Samad Al – Muhanna, Lecture of Sharia Qanun Al Azhar University, Syeikh Abdul Aziz Al-Shahawi, Sheikh of Shafi,i Schools at Al-Azhar Al-Sharif dan Prof Dr Yusri Rusyd Jabr, Guide of the Shadhii Siddiqiya Order.
Ketua pelaksana ICORCS ke-4, Dr. Ammar Zainuddin, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Tarbiyah UAC, menyampaikan bahwa konferensi ini bertujuan untuk tukar pengalaman dan pemikiran yang bernuansa akademik dan formal di level internasional.
“ICORCS ke-4 ini adalah acara tahunan dan menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari seluruh Indonesia dan juga mancanegara untuk tukar pengalaman ,” ujar Dr. Ammar dalam sambutannya.
Selain itu Dr. Ammar Zainuddin, juga menyampaikan, ICORCS keempat ini yang di gelar di Universitas Abdul Chalim ini terasa spesial.pasalnya, mampu memecahkan beberapa rekor dari ICORCS yang diselenggarakan di tahun sebelumnya.
“Dalam ICORCS ini peserta untuk presenter mencapai 795 peserta, bahkan waktu hari pelaksanaan para peserta masih banyak yang mendaftar” imbuhnya.
Kemudian rekor selanjutnya adalah selain persertanga membludak, di ICORCS 4 ini juga diikuti 20 Mahasiswa dari luar negeri Asean, seperti Malaysia dan Thailand. ICORCS 4 ini Panelnya kita bagi dua, Daring dan Offline
“Dan untuk hari ini kita ada dua kegiatan, seminar dengan narasumber dari luar negeri dan mereka yang online juga berdiskusi panel juga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Ammar Zainuddin, juga menyampaikan, kegiatan ICORCS ini, kita ingin setelah melewati kegiatan Pilkada dan Pileg, sehingga kita ingin mengkaji bagaimana relasi kekuasaan dan ilmu pengetahuan ini bisa tetap menjaga stabilitas dan peradaban ke depan.
“Kami berharap politik jangan melupakan ilmu pengetahuan, dan ilmu pengetahuan agar bisa menjalin relasi dengan kekuasaan” pungkasnya.
Kegiatan ini murni dari Kampus Universitas Abdul Chalim (UAC) dan juga mendapat dukungan penuh dari KH Asep Syaifudin Chalim dan juga Gubernur terpilih Khofifah Indar parawansa yang dibantu Grand Opening di Surabaya kemarin.(ym)






