Program efisiensi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) dipastikan tidak mengganggu peningkatan mutu pendidikan.
“InsyaAllah program yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan seperti renovasi, kesejahteraan guru, bantuan pendidikan (PIP), dan dana BOS tetap,” ungkap Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Kamis, (6/2/2025).
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa efisiensi yang akan dilakukan oleh Kemendikdasmen akan lebih menyasar pada perjalanan dinas, kegiatan seremonial, pembelian alat tulis kantor, dan lain sebagainya.
“Efisiensi dilakukan untuk perjalanan dinas, ATK, dan kegiatan seremonial yang tidak perlu. InsyaAllah tidak akan banyak memengaruhi kinerja kementerian,” kata Abdul Mu’ti.
Perlu diketahui, dalam lampiran surat Menteri Keuangan untuk para pimpinan kementerian atau lembaga, pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran belanja sebesar Rp256,1 triliun.
Rencana efisiensi akan dilakukan di antaranya untuk alat tulis kantor sebesar 90%, percetakan dan souvenir 75,9%, sewa gedung, kendaraan dan peralatan 73,3%, perjalanan dinas 53,9%, dan lainnya. (Ym)






