Dugaan Penyimpangan Dana KUR BRI, 15 Orang Dimintai Keterangan Kejari Kabupaten Mojokerto

Sebanyak 15 orang dimintai keterangan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto terkait dugaan penyimpanan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) salah dan Kredit Usaha Pedesaan (Kupedes) di salah satu Kantor Unit Bank Rakyat Indonesia (BRI) di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Rizky Raditya Eka Putra mengatakan, saat ini pihaknya masih dalam tahap awal pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan data terkait dugaan penyimpangan dana KUR dan Kupedes BRI tersebut.

“Tim Kejaksaan sedang mengumpulkan bahan dan data terkait penggunaan dana KUR dan Kupedes. Dua-duanya ada dugaan adanya penyimpangan, tapi itu masih sangat awal. Jadi belum bisa kita gambarkan modusnya seperti apa? Maupun potensi atau berapa kerugian negara,” ungkapnya, Senin (2/6/2025).

Baca juga  Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Mojokerto Gelar Expo UMKM hingga Lomba Antarpelajar

Kasi Pidsus mengatakan, penyelidikan ini berawal dari temuan internal yang dilakukan oleh pihak BRI pada awal tahun 2025. Dari temuan tersebut, kemudian BRI bekerja sama dengan Kejari Kabupaten Mojokerto untuk mendalami lebih lanjut. Menurutnya, dugaan penyimpangan ada sehingga ditingkatkan ke penyelidikan.

“Awalnya karena ada temuan dari BRI, kemudian kita melakukan penyidikan dan sekarang tahapannya masih pengumpulan keterangan dan data. Belum bisa dikatakan penyidikan penuh atau menyimpulkan adanya pinjaman fiktif atau tidak, modus lain, kita masih harus dalami lagi. Pemeriksaan masih berjalan,” katanya

Kasi Pidsus menambahkan, 15 orang sudah dimintai keterangan , termasuk kepala unit BRI setempat.

Rizky menegaskan bahwa proses masih dalam tahap klarifikasi dan belum ada yang ditetapkan sebagai saksi ataupun tersangka. Namun sekali lagi pihaknya menegaskan bahwa dugaan penyimpangan ada.

Baca juga  Alhamdulillah! Pemkot Mojokerto Bebaskan Denda Pajak hingga 30 Agustus 2026

“Iya ada (penyimpangan) makanya kita tingkatkan penyelidikan. Ada 15 orang yang sudah diminta keterangan termasuk Kepala Unit, namun masih keterangan awal bukan keterangan sebagai saksi,” pungkasnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *