Maulid Nabi Muhammad SAW, Ketum MUI Ajak Teladani Rasulullah dalam Berbangsa dan Bernegara

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengajak seluruh umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Mari kita rayakan kelahiran Nabi Muhammad untuk mengikuti ajaran-ajaran kebaikan dalam edukasi masyarakat Indonesia yang baik, benar dan beradab,” pesan Kiai Anwar dalam Momen Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dikutip dari laman MUI, Jumat (5/9/2025).

Kiai Anwar juga mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kelahiran Nabi Muhammad SAW ini sebagai tanda Allah SWT sayang kepada umatnya untuk menyelamatkan di akhirat kelak.

Kiai Anwar menjelaskan, Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk memberikan petunjuk kebenaran bagi umat.
Untuk itu, dia mengajak unat Islam untuk kembali kepada petunjuk dan kebenaran yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga  Harlah PKB ke-28 Bakal Diikuti 10 Ribu Pesantren

“Sebagai upaya kita untuk menjadi manusia yang selamat, bangsa yang selamat (karena) mengikuti ajaran dan petunjuk Rasulullah SAW. Yakinlah kita semua sebagai pribadi maupun sebagai bangsa akan dihantarkan kepada keselamatan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan panutan karena setiap ucapan, perbuatan dan tingkah lakunya dijamin oleh Allah SWT menjadi uswatun hasanah.

“Oleh karena itu, marilah saya ingin mengajak umat Islam untuk mengikuti akhlak Rasulullah SAW. Marilah kita berakhlak
dalam bermasyarakat, berumah tangga, berpolitik, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mengedepankan persatuan, bukan kekerasan. Nabi Muhammad datang debgan cara merangkul, bukan memukul.

“Ini mesti dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk menjadikan Indonesia yang menghargai sesama manusia menuju Indonesia bersatu yang dirahmati Allah SWT,” tuturnya. (Ym)

Maulid Nabi Muhammad SAW, Ketum MUI Ajak Teladani Rasulullah dalam Berbangsa dan Bernegara

Baca juga  KPPU - MUI Perkuat Kolaborasi Kawal Kemitraan UMKM Serta Persaingan Usaha Sektor Syariah

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar mengajak seluruh umat Islam untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Mari kita rayakan kelahiran Nabi Muhammad untuk mengikuti ajaran-ajaran kebaikan dalam edukasi masyarakat Indonesia yang baik, benar dan beradab,” pesan Kiai Anwar dalam Momen Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dikutip dari laman MUI, Jumat (5/9/2025).

Kiai Anwar juga mengajak kepada seluruh umat Islam Indonesia untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, kelahiran Nabi Muhammad SAW ini sebagai tanda Allah SWT sayang kepada umatnya untuk menyelamatkan di akhirat kelak.

Kiai Anwar menjelaskan, Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW untuk memberikan petunjuk kebenaran bagi umat.
Untuk itu, dia mengajak unat Islam untuk kembali kepada petunjuk dan kebenaran yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga  Baznas RI Ajak Korporasi Syariah Lengkapi Produk dengan Label 'Taat Zakat'

“Sebagai upaya kita untuk menjadi manusia yang selamat, bangsa yang selamat (karena) mengikuti ajaran dan petunjuk Rasulullah SAW. Yakinlah kita semua sebagai pribadi maupun sebagai bangsa akan dihantarkan kepada keselamatan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Dia menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan panutan karena setiap ucapan, perbuatan dan tingkah lakunya dijamin oleh Allah SWT menjadi uswatun hasanah.

“Oleh karena itu, marilah saya ingin mengajak umat Islam untuk mengikuti akhlak Rasulullah SAW. Marilah kita berakhlak
dalam bermasyarakat, berumah tangga, berpolitik, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mengedepankan persatuan, bukan kekerasan. Nabi Muhammad datang debgan cara merangkul, bukan memukul.

“Ini mesti dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk menjadikan Indonesia yang menghargai sesama manusia menuju Indonesia bersatu yang dirahmati Allah SWT,” tuturnya. (Ym)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *